Bekasi, Jelajah.co – Suasana Alun-Alun M. Hasibuan Kota Bekasi berubah lautan putih-hijau ketika sekitar 6.000 santri dari 60 pesantren mengikuti Pawai Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Senin (20/10/2025).
Kegiatan akbar ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe, yang berada di panggung kehormatan untuk membuka acara secara resmi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tri Adhianto menegaskan pentingnya peran santri dalam membangun karakter bangsa dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat.
“Santri adalah pilar moral bangsa. Dari pesantren lahir generasi yang berakhlak mulia, berkarakter kuat, dan cinta tanah air. Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen mendukung penguatan peran santri dalam membangun kota yang religius, harmonis, dan berdaya saing,” ujar Tri.
Ia juga mengajak seluruh santri untuk meneladani semangat ‘Jihad Santri, Jayakan Negeri’, tema nasional HSN tahun ini, sebagai wujud perjuangan melalui ilmu, kerja keras, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pawai yang melibatkan ribuan peserta itu menampilkan berbagai atraksi menarik, mulai dari drumband santri, pembacaan shalawat, hingga parade bendera pesantren. Rute pawai dimulai dari Asrama Haji Bekasi dan berakhir di Alun-Alun Kota Bekasi, disambut antusias oleh masyarakat yang memadati sisi jalan sepanjang jalur kegiatan.
Selain pawai, acara juga diisi dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta penampilan seni islami dari para santri. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan hingga siang hari.
Tri Adhianto menyampaikan apresiasi tinggi kepada para kiai, pengasuh pesantren, aparat keamanan, serta masyarakat yang telah menjaga kondusivitas selama kegiatan berlangsung.
“Santri masa kini bukan hanya penjaga nilai keagamaan, tapi juga pelopor perubahan di berbagai bidang — pendidikan, sosial, ekonomi, hingga lingkungan. Semangat jihad santri harus menjadi energi moral bagi pembangunan Kota Bekasi,” pungkasnya. (Red)








