• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Jumat, 7 Agustus 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Banten

Parkiran Apartemen Tokyo PIK 2 Terendam Banjir, Klaim ‘Anti Banjir’ Jebol Bikin Saham PANI Anjlok Hampir 6 Persen

Redaksi by Redaksi
13 Januari 2026
in Banten
A A
Share on FacebookShare on Twitter

TANGERANG, Jelajah.co – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang pada Senin (12/1/2026) berdampak fatal bagi kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2), khususnya di area Apartemen Tokyo Riverside.

Area parkir luar (outdoor) apartemen tersebut terendam banjir cukup dalam hingga menyerupai danau, menyebabkan puluhan kendaraan roda empat milik penghuni terjebak genangan air yang tinggi.
​
Dalam rekaman video yang beredar luas dan viral di media sosial, terlihat pemandangan memprihatinkan di mana mobil-mobil yang terparkir terendam hingga separuh bodi. Beberapa pemilik kendaraan tampak panik di tengah guyuran hujan, berusaha mengecek kondisi mesin mobil mereka yang sudah “tenggelam” oleh air keruh.

Kejadian ini berlangsung saat jam sibuk keberangkatan kerja, di mana akses jalan raya juga tergenang air deras yang disertai angin kencang, melumpuhkan aktivitas warga di awal pekan.

BACA JUGA

Anak Tiri Diduga Habisi Nyawa Ibu di Binong, Pelaku Positif Narkoba

20 April 2026

Keluarga Buddhayana Indonesia Banten Tanam 1.000 Mangrove Sambut 67 Tahun Pengabdian Sangha Agung Indonesia

16 Maret 2026

​Dampak dari peristiwa ini ternyata tidak hanya merugikan pemilik kendaraan, tetapi juga mengguncang lantai bursa.

Melansir pemberitaan Suara.com, insiden banjir ini seolah mematahkan klaim “kawasan anti banjir” yang selama ini melekat pada proyek PIK 2. Sentimen negatif langsung menghantam emiten pengembang kawasan tersebut, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), milik konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan.

​Saham PANI tercatat langsung merespons negatif dengan penurunan tajam hampir 6 persen pada perdagangan hari ini. Para investor dinilai bereaksi cepat terhadap visual banjir yang membuktikan bahwa infrastruktur drainase di kawasan elit tersebut kewalahan menampung debit air.

Keraguan pasar terhadap keamanan aset properti dan kendaraan di kawasan tersebut menjadi pemicu utama aksi jual yang menekan harga saham perseroan secara signifikan.

Previous Post

Hampir Setahun Memimpin, Aktivis Nilai Kinerja Bupati Lampung Utara Jauh dari Janji Kampanye

Next Post

E-Paper Jelajah, Edisi 14 Januari 2026

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Tikam Sepupu Saat Ritual Adat Wara, Pria di Barsel Diamankan Polisi

12 Juli 2026

HUT ke-67, Pemkab Barsel Fokus pada Kegiatan Sederhana

13 Juli 2026

Kodim 1012/Buntok Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Aset PT AC, Satu Paket Diduga Sabu Turut Disita

14 Juli 2026

Ketua LPLHN Kalimantan Tengah Nanang Suhaimi Meninggal Dunia

18 Juli 2026

7 Bulan Hak Belum Dibayar, Eks Karyawan Tahan Unit Hauling Batubara di Barito Selatan

20 Juli 2026

Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah di Tabak Kanilan, Diduga Akibat Truk Sawit Bertonase Tinggi

30 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.