• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Senin, 13 April 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Jabar

GP Ansor PAC Bantargebang Dorong Kedaulatan Lingkungan Lewat Kajian Publik

Redaksi by Redaksi
12 April 2026
in Jabar
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Kota Bekasi, Jelajah.co — Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Bantargebang menggelar kajian publik bertema “Refleksi TPST Bantargebang dan TPA Sumurbatu Menuju Kedaulatan Lingkungan” pada Minggu (12/4/2026) di Mahayun Resto.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara masyarakat, pemangku kebijakan, akademisi, dan aktivis lingkungan dalam merespons persoalan pengelolaan sampah yang selama ini menjadi perhatian utama warga Bantargebang, khususnya terkait keberadaan TPST Bantargebang dan TPA Sumurbatu.

Ketua PAC GP Ansor Bantargebang, Egi Cahyanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kajian ini harus melahirkan aksi nyata, bukan sekadar wacana.

BACA JUGA

Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Samsat Cikarang Hadirkan Inovasi “Gebyar Hadiah”

12 April 2026

Wanardi: Masalah Sampah Tak Bisa Diselesaikan dengan Seremoni, Butuh Komitmen Politik dan Anggaran!

12 April 2026

Ia juga mengajak seluruh kader Ansor untuk terlibat langsung dalam upaya pengurangan sampah dari tingkat rumah tangga.

“Semoga kajian ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi bisa direalisasikan oleh para pemangku kebijakan. Khususnya sahabat-sahabat Ansor, mari kita mulai dari hal sederhana dengan memilah sampah dari rumah,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Bekasi Komisi IV, Wildan Fathurrahman, perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, para lurah, LPM se-Kecamatan Bantargebang, unsur TNI-Polri seperti Babinsa dan Bimaspol, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam sesi diskusi, hadir sebagai narasumber Azhar Firdaus dan Nur Ihsan Ayyasy dari Pusat Penelitian SDM dan Lingkungan Universitas Indonesia.

Para narasumber menyoroti dampak serius dari penumpukan sampah dalam skala besar yang berpotensi menghasilkan zat kimia berbahaya. Kandungan tersebut dapat mencemari tanah dan udara serta memicu berbagai gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

“Dalam tumpukan sampah yang menggunung terdapat berbagai kandungan kimiawi, sebagian mencemari tanah dan sebagian lainnya menyebar melalui udara, yang berpotensi menimbulkan penyakit,” ungkap salah satu narasumber.

Diskusi ini menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan kedaulatan lingkungan yang berkelanjutan. Pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen diharapkan dapat berkolaborasi secara aktif dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan berorientasi jangka panjang.

Sebagai langkah konkret, masyarakat diimbau untuk mulai menerapkan pengelolaan sampah dari sumbernya, yaitu rumah tangga. Pemilahan sampah organik dan anorganik menjadi langkah sederhana namun berdampak besar.

Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik seperti plastik dapat didaur ulang atau disalurkan ke bank sampah.

Selain itu, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai juga menjadi upaya penting dalam menekan volume sampah. Pasalnya, jika tidak dikelola dengan baik, sampah dapat menyebabkan pencemaran air tanah, polusi udara akibat gas metana, hingga meningkatnya risiko penyakit bagi masyarakat.

Melalui kajian publik ini, GP Ansor PAC Bantargebang berharap lahirnya kesadaran kolektif dan gerakan nyata yang berkelanjutan demi mewujudkan lingkungan yang sehat, mandiri, dan berdaulat bagi masyarakat Bantargebang dan sekitarnya. (Red)

Previous Post

DPRD Bekasi Apresiasi Peran Pemuda dalam Pengelolaan Sampah Bantar Gebang

Next Post

Wanardi: Masalah Sampah Tak Bisa Diselesaikan dengan Seremoni, Butuh Komitmen Politik dan Anggaran!

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Negara Restui Petani Way Kanan Jadi Tumbal

4 April 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

AWPI Barsel Bagikan 450 Takjil dan 217 Paket Sembako di Buntok

15 Maret 2026

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025

Parkiran Apartemen Tokyo PIK 2 Terendam Banjir, Klaim ‘Anti Banjir’ Jebol Bikin Saham PANI Anjlok Hampir 6 Persen

13 Januari 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.