• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Minggu, 22 Maret 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Jakarta

Menkes Ungkap Penyebab Keracunan MBG, Ombudsman Soroti Manipulasi Bahan Baku

Redaksi by Redaksi
2 Oktober 2025
in Jakarta, Pemerintahan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Jelajah.co – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan hasil temuan sementara terkait maraknya kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut, keracunan yang menimpa ribuan peserta program dipicu bakteri, virus, hingga kandungan kimia tertentu.

“Penentuan penyebab medis sangat penting agar korban bisa mendapatkan perawatan yang tepat, karena bakteri, virus, dan bahan kimia membutuhkan penanganan berbeda,” kata Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Penelitian epidemiologis Kemenkes mendeteksi delapan bakteri berbahaya, di antaranya salmonella, escherichia coli, bacillus cereus, dan staphylococcus aureus. Selain itu, ditemukan dua virus, yakni norovirus/rotavirus dan hepatitis A, serta penyebab kimia berupa nitrit dan scombrotoxin (histamin).

BACA JUGA

Volume Arus Mudik Meningkat, Polri Pastikan Lalu Lintas Tetap Terkendali

20 Maret 2026

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Diberangkatkan, Lebih dari 116 ibu Pemudik Nikmati Mudik Nyaman Bersama

18 Maret 2026

Budi menegaskan perlunya penguatan laboratorium kesehatan masyarakat di kabupaten/kota agar bisa cepat mengidentifikasi penyebab keracunan. Salah satu metode yang direkomendasikan ialah polymerase chain reaction (PCR).

Di sisi lain, Ombudsman RI menyoroti dugaan penyimpangan pengadaan bahan baku program MBG. Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, mengungkap adanya praktik manipulasi kualitas makanan, termasuk porsi buah semangka yang dipotong terlalu tipis sehingga tidak sesuai standar anggaran.

“Permainan bahan baku ini jelas bermasalah. Sistem anggaran memang ketat melalui virtual account, tapi penyimpangan tetap bisa terjadi di tahap pembelian,” ujar Yeka di Jakarta, Selasa (30/9).

Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi KU III Ombudsman RI, Kusharyanto, juga menemukan kasus penyimpangan beras di SPPG Bogor. Meski berlabel premium, kualitas beras yang digunakan hanya setara beras medium.

Temuan ini, baik dari sisi kesehatan maupun pengawasan distribusi, menegaskan perlunya pengawasan ketat agar program MBG benar-benar memberi manfaat sesuai tujuan awal. (Red)

Previous Post

Prabowo: Pejabat BUMN Brengsek, Rugi Tapi Masih Ambil Bonus

Next Post

Survei ISC: Menag Nasaruddin Umar Masuk Deretan Menteri Berkinerja Terbaik

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Berkah Ramadan, HKSL Lampung Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Santunan dan Buka Puasa Bersama

8 Maret 2026

ALAK Soroti Dugaan Manipulasi Anggaran dan Mark Up Pengadaan di Puskesmas Pringsewu

6 Maret 2026

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

Lebaran: Antara Iklan Sirup dan Realita yang ‘Pixelated’

13 Maret 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Parkiran Apartemen Tokyo PIK 2 Terendam Banjir, Klaim ‘Anti Banjir’ Jebol Bikin Saham PANI Anjlok Hampir 6 Persen

13 Januari 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.