Pesawaran – Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, kembali menorehkan prestasi dengan melaju ke tingkat nasional dalam ajang Nugraha Karya Desa BRILian 2024. Desa ini bersaing dengan 1.455 desa lainnya dari seluruh Indonesia untuk memperebutkan gelar juara umum dalam kompetisi bergengsi tersebut.
Sebelumnya, Desa Hanura berhasil masuk dalam 15 besar pada Batch 3 New Desa BRILian 2024 dan kini kembali berkompetisi bersama desa-desa terbaik dari Batch 1 dan Batch 2.
Regional CEO BRI Bandar Lampung, Bernadi Kurniawan, menilai Desa Hanura memiliki potensi luar biasa.
“Saya melihat kolaborasi yang sangat baik antara perangkat desa, BUMDes, dan masyarakatnya,” ujar Bernadi di Bandar Lampung.
Kepala Desa Hanura, Rio Remota, mengungkapkan bahwa desanya telah menjadi tujuan studi tiru bagi banyak pihak. Salah satunya adalah kunjungan 520 kepala dusun (Kadus) dari Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, yang datang dengan 12-13 bus untuk mempelajari praktik terbaik di Desa Hanura.
“Ini adalah potensi besar untuk menggerakkan ekonomi desa. Dengan adanya studi tiru ini, Desa Hanura sangat layak masuk ke Top 15 tingkat nasional dalam ajang Nugraha Karya Desa BRILian 2024 dari BRI,” katanya.
Rio menambahkan, tahap selanjutnya dalam ajang ini akan mempertemukan desa-desa terbaik dari tiga batch untuk memperebutkan juara utama.
“Saya percaya hasil jerih payah kami tidak akan sia-sia. Ini adalah pencapaian luar biasa berkat kekompakan masyarakat dan kerja sama tim yang solid,” ujarnya.
Berdasarkan data, Desa Hanura telah memenuhi tujuh indikator utama, antara lain RPJMDes dan APBDes, pertanggungjawaban keuangan, rencana bisnis, website desa, serta sosial media. Selain itu, BUMDes Desa Hanura sudah memiliki SOP unit usaha dan sertifikat badan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM.
“Semua aspek penting sudah tercover dengan baik, termasuk pengelolaan keuangan BUMDes dan kemitraan yang semakin menguatkan potensi desa,” tutupnya. (*)








