BARITO SELATAN, Jelajah.co — Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melantik dan mengukuhkan sebanyak 213 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Barito Selatan, Rabu (12/8/2026).
Pelantikan, pengukuhan dan pengambilan sumpah janji jabatan berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan, Buntok.
Dari 213 pejabat tersebut, sebanyak 47 orang dikukuhkan, 55 orang dimutasi dan 111 orang mendapatkan promosi jabatan.
Salah satu pejabat yang mengalami rotasi yakni Camat Gunung Bintang Awai. Indera Yudi Yulian dilantik sebagai Camat Gunung Bintang Awai menggantikan Armadi.
Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Khristianto Yudha menegaskan pentingnya peningkatan disiplin, kinerja, integritas dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN).
Menurut Eddy, pelantikan pejabat bukan sekadar pengisian jabatan maupun penyegaran organisasi, tetapi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun birokrasi yang profesional, adaptif dan mampu menjawab tantangan pembangunan.
“Jadikan amanah ini sebagai motivasi untuk meningkatkan dedikasi, semangat dan kinerja dalam melaksanakan tugas,” kata Eddy dalam sambutan yang dibacakan Khristianto.
Ia mengatakan manajemen ASN saat ini berorientasi pada sistem merit, kompetensi, kinerja, integritas dan manajemen talenta sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.
Proses pengangkatan, mutasi dan pengukuhan pejabat, lanjutnya, telah melalui pertimbangan Tim Penilai Kinerja dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.
Penataan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.
Khristianto juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan pemerintahan daerah.
Menurut dia, efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Aparatur justru dituntut bekerja lebih efektif, inovatif dan bertanggung jawab.
“Dalam keterbatasan fiskal, setiap rupiah anggaran harus memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia meminta kegiatan yang bersifat seremonial maupun administratif disederhanakan. Perjalanan dinas juga diminta dilakukan secara lebih selektif, sementara rapat dapat memanfaatkan teknologi digital apabila memungkinkan.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Barito Selatan Ita Minarni mengatakan sebagian pejabat yang dilantik dan dikukuhkan menempati posisi pada perangkat daerah dengan nomenklatur baru.
“Kita berharap pejabat yang dilantik bekerja dengan baik, rajin serta tekun,” kata Ita.
Ia juga meminta kepala perangkat daerah bersama Tim Penilai Kinerja memastikan penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kinerja dan kebutuhan organisasi.
“Harapannya mereka dapat melaksanakan tugasnya lebih baik dan sesuai aturan,” pungkasnya. (Abeh)








