• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Rabu, 4 Februari 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Jakarta

Aktivis Antikorupsi Desak KPK Periksa Seluruh Anggota Komisi XI Terkait Dugaan Dana CSR BI–OJK

Redaksi by Redaksi
12 Desember 2025
in Jakarta
A A
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Jelajah.co — Seruan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seluruh anggota Komisi XI DPR RI periode 2019–2024 menguat menyusul pernyataan Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, yang menegaskan bahwa semua anggota komisi tersebut harus diperiksa terkait dugaan penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jumat (12/12/2025).

Pernyataan Tanak ini sekaligus mengonfirmasi kesaksian para tersangka sebelumnya. Dalam pemeriksaan pada akhir 2024, baik Satori maupun Heri Gunawan pernah mengungkap bahwa dana CSR itu merupakan “kegiatan sosialisasi dapil” yang diterima seluruh anggota Komisi XI selaku mitra kerja BI dan OJK.

Langkah KPK tersebut mendapatkan dukungan penuh dari aktivis dan penggiat antikorupsi. Relawan Anti Korupsi Jakarta, Agustian Candra, menilai bahwa pemeriksaan menyeluruh sangat penting agar tidak ada ruang abu-abu dalam penegakan hukum.

BACA JUGA

Triga Lampung Tagih Kejagung Usut Dugaan Gurita Kejahatan Terstruktur PT SGC

3 Februari 2026

Triga Lampung Desak Kemhan Ukur Ulang Eks HGU SGC dan Kembalikan Tanah Rakyat

2 Februari 2026

“Apapun dalihnya, praduga atas asas korupsi itu bisa terjadi. Semua anggota DPR Komisi XI di periode tersebut sudah jelas disebut menerima oleh salah satu tersangka,” kata Agustian.

Ia juga mengingatkan agar KPK bekerja tanpa tebang pilih. “Jangan sampai publik suuzon jika pengusutan kasus ini setengah-setengah dan terkesan politis, atau KPK takut pada para politisi busuk hanya karena yang diperiksa adalah pejabat partai,” imbuhnya.

Dari Lampung, Ketua DPP AKAR yang tergabung dalam Triga Lampung, Indra Musta’in, juga memberikan dukungan penuh. Ia optimistis KPK akan serius menuntaskan perkara ini, termasuk memanggil seluruh anggota DPR yang disebut terlibat dalam penyalahgunaan dana CSR BI.

“Kami sudah berulangkali mendorong dan mendesak KPK, mulai dari pelaporan hingga aksi demo di Gedung Merah Putih, agar segera memanggil anggota DPR yang terlibat, terutama tiga orang dari Lampung,” ujarnya.

Ketua DPP Pematank, Suadi Romli, S.H., yang juga terlibat dalam gerakan Triga Lampung, menyebut bahwa dua anggota DPR yang kembali terpilih pada Pemilu lalu harus diperjelas statusnya.

“Jangan sampai mereka menciderai amanah rakyat. Harus dipastikan apakah terlibat atau tidak dalam penerimaan dana CSR tersebut,” tegas Suadi.

Ia juga menyinggung posisi Bupati Lampung Timur terpilih yang pada periode itu pernah menjadi anggota Komisi XI. “Praduga terhadap beliau juga sama. Perlu diperjelas statusnya oleh KPK,” tambahnya.

Sudirman dari Aliansi Keramat menilai temuan Triga Lampung menunjukkan bahwa dana CSR BI pada periode itu diduga digunakan untuk kepentingan konstituen masing-masing anggota DPR, bahkan hanya terfokus pada kelompok pendukung tertentu.

“Selain itu, kami mengindikasikan adanya penyalahgunaan dana CSR untuk belanja alat dan modal politik pribadi, logistik partai, hingga pengadaan ambulans partai dalam suksesi pilkada, yang dikelola melalui beberapa yayasan,” ujar Sudirman.

Ketika ditanya mengenai identitas tiga anggota DPR yang dilaporkan oleh Triga Lampung, seluruh perwakilan lembaga tersebut kompak menolak membeberkan ke publik.

“Biar KPK saja yang membuka secara resmi. Kita tunggu saja waktunya,” pungkas mereka. (Red)

Previous Post

Hujan Lebat Picu Kerusakan, Pembangunan Turap Kali Rawalumbu Diulang ‎

Next Post

LKN, Gelar Kaderisasi Nasional Kader Penggerak Bangsa di Bekasi, Diikuti 200 Peserta. ‎

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Parkiran Apartemen Tokyo PIK 2 Terendam Banjir, Klaim ‘Anti Banjir’ Jebol Bikin Saham PANI Anjlok Hampir 6 Persen

13 Januari 2026

Serukan Penolakan BUP Luar, Warga Adat Kalahien Gelar Aksi di Jembatan Barito: “Kami Siap Melawan”

19 Januari 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Hampir Setahun Memimpin, Aktivis Nilai Kinerja Bupati Lampung Utara Jauh dari Janji Kampanye

12 Januari 2026

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025

Bersinergi dengan Honda, Karang Taruna Way Urang Gelar Servis Motor Gratis

2 Februari 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.