Kota Cilegon – Banjir kembali merendam Jalan Raya Anyer–Sirih, tepatnya di wilayah Ciwandan, Gunung Sugih, Kota Cilegon. Genangan air yang cukup tinggi bahkan dilaporkan sempat menghanyutkan sebuah mobil yang melintas di lokasi tersebut.
Banjir mulai terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Air mulai menggenang sekitar pukul 16.40 WIB, Jumat (2/1/2025). Hingga malam hari, genangan masih belum surut dengan ketinggian air diperkirakan mencapai punggung orang dewasa.
Kondisi ini membuat arus lalu lintas di jalur utama penghubung Cilegon–Anyer lumpuh total. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa berhenti dan memutar arah demi menghindari risiko terseret arus banjir.
Soffiyani, salah seorang warga sekitar, berharap Pemerintah Kota Cilegon segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap berulang di kawasan tersebut.
“Setiap banjir, wali kota selalu datang meninjau lokasi. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata. Kami berharap segera ada solusi dari pemkot, karena ini sudah sering terjadi,” ujar Sofi.
Warga menilai buruknya sistem drainase serta aliran air yang tidak tertata menjadi penyebab utama banjir di kawasan Ciwandan. Mereka khawatir jika tidak segera ditangani secara serius, banjir serupa akan terus berulang dan membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun warga sekitar.







