KOTA BEKASI, Jelajah.co – Festival Adu Bedug dan Dongdang Mustikajaya kembali digelar pada Sabtu–Minggu, 18–19/04/26, dan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan tahunan ini kini memasuki tahun ke-19 sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan penguatan kebersamaan warga.
Festival yang berlangsung di wilayah Mustikajaya tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari rukun warga (RW), komunitas, majelis taklim, hingga kalangan pemuda. Para peserta menampilkan kreativitas melalui lomba adu bedug serta dongdang yang dihias dengan nuansa religi, budaya, dan kearifan lokal.
Panitia penyelenggara, Ahmad Jazuli, mengatakan festival ini telah menjadi tradisi yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.
“Festival Adu Bedug dan Dongdang ini sudah memasuki tahun ke-19. Antusias masyarakat sangat tinggi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan melestarikan budaya Islam,” ujarnya, Minggu (19/04/2026).
Selain lomba utama, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pawai peserta, penampilan seni budaya, serta hiburan rakyat yang menarik perhatian warga. Masyarakat tampak memadati lokasi acara untuk menyaksikan setiap penampilan yang menonjolkan kekompakan dan kreativitas peserta.
Kegiatan ini turut didukung oleh perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, pemuda, serta unsur keamanan yang memastikan acara berjalan lancar dan tertib.
Ahmad Jazuli berharap festival ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin berkembang di masa mendatang.
“Diharapkan festival ini dapat terus menjadi ikon budaya dan religi di Kota Bekasi, sekaligus memperkuat persatuan masyarakat,” pungkasnya.
Festival Adu Bedug dan Dongdang Mustikajaya menjadi bukti bahwa tradisi lokal tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat modern. (Red)








