Kota Bekasi — Kegiatan Lebaran Ketupat yang diselenggarakan oleh kader PKP/PDPKNU di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) PCNU Kota Bekasi, pada hari Sabtu, (18/4/2026) bertempat Tuan Rumah MWC Bekasi Timur Jalan. Irian Jaya Raya sekretariat RW.018, Aren Jaya Kota Bekasi, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Acara ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus menguatkan konsolidasi kader di tengah dinamika sosial masyarakat perkotaan.
Dalam sambutannya, H. Ayi Nurdin, S.H., M.H Ketua PCNU Kota Bekasi menekankan pentingnya optimalisasi peran kader sebagai penggerak di Kota Bekasi. Ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti Lebaran Ketupat bukan sekadar tradisi, tetapi bagian dari upaya memperkuat “hikmah berjamaah” melalui silaturahmi dan konsolidasi yang berkelanjutan.
“Di dalam NU, kita mengenal istilah warga NU. Mereka adalah yang hidup dengan tradisi ke-NU-an seperti yasinan, tahlilan, istighosah, dan amaliah lainnya. Itu adalah identitas yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan data hasil survei pada Mei 2024 yang menunjukkan bahwa sekitar 43,9 persen warga Kota Bekasi terafiliasi dengan NU. Dari total populasi sekitar 2,7 juta jiwa, diperkirakan lebih dari 1,2 juta merupakan warga NU berdasarkan afiliasi tersebut.
“Ini bukan sekadar klaim, melainkan berdasarkan data yang bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan jika dilihat dari praktik keagamaan seperti tahlilan, yasinan, dan kegiatan serupa, angkanya bisa jauh lebih besar,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader PKP/PDPKNU untuk menjadikan potensi besar ini sebagai kekuatan dalam membangun peran strategis NU di Kota Bekasi. Konsolidasi kader, menurutnya, harus terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat dan inklusif.
Kegiatan Lebaran Ketupat ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi tahunan, tetapi juga menjadi titik tolak penguatan gerakan kader NU yang solid, berdaya, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat Kota Bekasi.








