BEKASI, Jelajah.co — Panggung Rakyat Bekasi Selatan (PRBS) 2026 digelar di Alun-alun Kota Bekasi, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi musik band rock Lawang Pitu dengan sejumlah musisi papan atas Indonesia, salah satunya gitaris Edane, Eet Sjahranie.
Acara tersebut disambut antusias masyarakat dan diramaikan dengan berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan musik, seni dan budaya, hingga bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Leader Lawang Pitu, Asisi Basuki, mengatakan bahwa kolaborasi lintas musisi menjadi daya tarik utama PRBS 2026. Lawang Pitu tampil dengan formasi Trison Manurung (vokal), Jibonez (gitar utama), Sadtrio (gitar ritme), Asisi Basuki (bass), dan Arif Rahman (drum).
“Selain Eet Sjahranie, ada juga John Paul Ivan dan Irang Arkad dari Boomerang, Windy Saraswati dari Take Over, serta Edwin, gitaris band Cokelat. Kami tampil bersama dalam satu panggung untuk menghibur masyarakat Kota Bekasi,” kata Asisi di sela acara.
Menurut Asisi, persiapan PRBS 2026 telah dilakukan sejak jauh hari. Pihaknya juga mengajak masyarakat, khususnya penggemar Lawang Pitu yang dikenal dengan sebutan Bolo Pitu, untuk terus mendukung dan meramaikan kegiatan tersebut.
PRBS 2026 merupakan hasil kerja sama Karang Taruna Bekasi Selatan dengan Pemerintah Kota Bekasi serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang interaksi publik sekaligus sarana hiburan bagi warga.
Berdasarkan pantauan di lokasi, panitia menghadirkan beragam agenda, seperti pertunjukan seni dan budaya, tarian tradisional, lenong Betawi, pencak silat, musik koplo, serta bazar UMKM yang menjajakan aneka kuliner, minuman, kerajinan, dan produk unggulan warga Kota Bekasi.
Panitia berharap kegiatan PRBS 2026 dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kreativitas masyarakat.
“Kami ingin acara ini menjadi wadah promosi produk-produk lokal sekaligus memperkuat kebersamaan warga Kota Bekasi,” ujar Asisi.








