Bekasi, Jelajah.co — Kelalaian proyek galian saluran air kembali memakan korban. Pipa PAM di Jalan Kali Abang Tengah, RT 01/RW 24, Kelurahan Kali Abang, Bekasi Utara, bocor akibat pekerjaan galian yang dinilai dilakukan secara serampangan pada Kamis (10/12/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kebocoran ini sontak memutus suplai air warga RW 24 sejak malam hingga pagi hari, tanpa adanya penanganan dari pihak proyek maupun petugas terkait. Ironisnya, lokasi proyek tidak memasang plang pekerjaan ataupun papan RAB, sehingga masyarakat tidak mengetahui pihak mana yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut.
Warga yang terdampak geram dengan sikap ceroboh para pekerja.
“Kalau pekerjaannya asal-asalan begini, kami yang jadi korban. Pagi mau mandi, air mati,” tegas salah satu warga.
Ketika dikonfirmasi, pihak PDAM Bekasi Utara mengaku menerima laporan sudah malam hari sehingga perbaikan belum dapat dilakukan.
“Dia lapor sudah malam, Pak. Kalau lapor siang, tim kami langsung perbaiki,” ujar perwakilan PDAM.
Hingga berita ini diturunkan, kebocoran pipa belum ditangani, dan warga terus menuntut kejelasan serta pertanggungjawaban dari pihak pelaksana proyek yang dianggap abai terhadap standar kerja dan keamanan jaringan utilitas.
Akibat insiden ini, PDAM Bekasi Utara dan warga RW 024 menjadi pihak yang paling dirugikan, sementara proyek galian semakin disorot karena diduga dikerjakan tanpa transparansi dan pengawasan memadai.








