• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Senin, 20 April 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Raker UIN RIL Bahas Strategi BLU Haji dan Umroh

Redaksi by Redaksi
18 April 2026
in Lampung, Pendidikan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung, Jelajah.co – Strategi peningkatan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) melalui sektor haji dan umroh menjadi salah satu fokus pembahasan dalam Rapat Kerja (Raker) 2026 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL), Sabtu (18/04/2026), di Lamban Raden Intan.

Dalam forum tersebut, hadir Direktur Pelaksana LSP Pariwisata Syariah Indonesia, Wardi Taufik, sebagai narasumber yang menekankan pentingnya peran kampus dalam memberikan layanan keumatan secara luas.

Ia menyampaikan bahwa layanan yang dibangun harus berorientasi pada kebutuhan umat, tidak hanya sebatas penguatan akademik.

BACA JUGA

Rektor UIN RIL Dorong Penguatan OBE untuk Percepat Akreditasi Internasional

20 April 2026

Tingkatan Mutu Lulusan, LPM UIN RIL Gelar Asesmen RPS OBE

20 April 2026

“Kalau ini dilahirkan oleh UIN, yang memberikan kontribusi keumatan, ini menjadi daya tarik. UIN tidak sekadar kampus akademik, tapi juga dipercaya sebagai praktisi,” ujarnya.

Wardi menilai, kampus harus mampu menjadi pusat keilmuan sekaligus penggerak ekonomi umat dengan terjun langsung ke lapangan dan memberikan dampak nyata.

Ia juga mengingatkan pentingnya perencanaan matang dalam pengembangan layanan tersebut, mulai dari kesiapan sumber daya manusia, proses bisnis, hingga segmentasi pasar.

“Kalau tidak ada pemetaan yang tepat, nanti malah merugikan kampus,” katanya.

Selain sektor haji dan umroh, ia turut mendorong pengembangan layanan filantropi umat seperti zakat, wakaf produktif, hingga pengelolaan sampah bernilai ekonomi, yang harus dikelola secara transparan dan akuntabel.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya sertifikasi kompetensi di bidang manasik haji dan umroh. Menurutnya, pengakuan keahlian harus didukung sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Meskipun punya keahlian, tapi kalau belum punya sertifikat dari BNSP, itu negara tidak mengakui,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., menyampaikan bahwa arah pengembangan tersebut sejalan dengan kebutuhan kampus dalam menjawab tantangan kekurangan tenaga profesional di sektor keumatan.

“PTKIN harus bergegas mengisi kekosongan tenaga profesional, khususnya di bidang haji dan umroh,” ujarnya.

Ia menilai potensi pengelolaan dana umat, termasuk zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf), membutuhkan SDM yang kompeten dan terstruktur.

Rektor juga mendorong seluruh unit untuk merancang program studi yang relevan dan memiliki daya saing.

“Saya minta ini menjadi prioritas utama, terutama membuka prodi yang benar-benar marketable dan applicable,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengembangan kelembagaan harus dilakukan secara terintegrasi lintas bidang, baik akademik, keuangan, hingga pembinaan mahasiswa dan alumni.

Di akhir arahannya, Rektor mengingatkan agar capaian yang telah diraih tidak membuat sivitas akademika berpuas diri.

“Kalau kita cepat puas, kita tidak akan maju,” pungkasnya. (*)

Previous Post

Raker Hari Kedua, UIN RIL Perkuat Spiritualitas dan Kebersamaan

Next Post

Irjen Kemenag Dorong UIN RIL Perkuat Zona Integritas

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Negara Restui Petani Way Kanan Jadi Tumbal

4 April 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

Rakercab PERADI SAI Bekasi Raya Tekankan Profesionalisme dan Integritas Advokat

18 April 2026

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025

SOKSI Kota Bekasi Deklarasi Dukungan Mutlak untuk Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar

11 April 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.