KUDUS, jelajah.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kepala daerah di Jawa Tengah.
Bupati Pati, Sudewo, diamankan oleh tim penyidik antirasuah dan menjalani pemeriksaan intensif selama kurang lebih 24 jam di Markas Kepolisian Resor (Polres) Kudus.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (20/1/2026) dini hari, Sudewo terlihat keluar dari gedung pemeriksaan Polres Kudus sekitar pukul 00.14 WIB.
Saat digiring keluar, Bupati Pati tersebut tampak mengenakan masker dan menundukkan kepala, menghindari sorotan kamera awak media. Ia dikawal ketat oleh petugas kepolisian dan tim KPK menuju sebuah mobil berwarna hitam yang telah bersiaga di lobi.
Selain membawa Sudewo, petugas juga terlihat memasukkan sebuah koper ke dalam kendaraan. Rombongan yang terdiri dari sekitar tiga unit mobil tersebut kemudian langsung meninggalkan lokasi dan bergerak menuju arah Semarang.
Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, membenarkan adanya aktivitas pemeriksaan oleh KPK di wilayah hukumnya. Ia mengonfirmasi bahwa pihak KPK meminjam fasilitas ruangan di Polres Kudus untuk keperluan pemeriksaan tersebut.
“Benar, hari ini tim KPK telah berkoordinasi dengan Polres Kudus untuk meminjam fasilitas ruang pemeriksaan dalam rangka pemeriksaan Bupati Pati, dan alhamdulillah sudah selesai,” ujar Heru kepada wartawan di lokasi, Selasa dini hari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai detail kasus dugaan korupsi yang menjerat Sudewo, maupun barang bukti apa saja yang diamankan dalam operasi senyap tersebut. Status hukum Sudewo diperkirakan akan segera diumumkan KPK dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, dalam waktu dekat.







