BANDAR LAMPUNG Jelajah.co – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menetapkan delapan mahasiswa terbaik sebagai delegasi untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara Tahun 2026 di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Kedelapan mahasiswa tersebut terpilih setelah melalui rangkaian seleksi yang digelar Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN RIL, mulai dari seleksi administrasi hingga wawancara.
Plt. Ketua LP2M UIN RIL Prof. Dr. Hj. Yuberti, M.Pd. mengatakan, seluruh tahapan seleksi telah selesai dan delapan mahasiswa ditetapkan sebagai delegasi resmi yang akan membawa nama UIN RIL dalam program KKN Nusantara 2026.
“Seluruh tahapan seleksi telah selesai dilaksanakan dan LP2M menetapkan delapan mahasiswa sebagai delegasi resmi yang akan mewakili UIN RIL dalam KKN Nusantara 2026,” ujar Yuberti.
KKN Nusantara 2026 akan diselenggarakan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten pada 15 Juli hingga 23 Agustus 2026. Program tersebut mengusung tema “Ekoteologi dan Kearifan Lokal sebagai Basis Keberlanjutan Masyarakat Adat.”
Para mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan di Indonesia akan melaksanakan pengabdian di kawasan masyarakat adat Baduy, Kabupaten Lebak, yang dikenal memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal yang masih terjaga.
Menurut Yuberti, KKN Nusantara tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat wawasan kebangsaan dan jejaring antarmahasiswa perguruan tinggi keagamaan.
“KKN Nusantara merupakan wadah yang sangat baik untuk memperkuat wawasan kebangsaan, memperluas jejaring antarmahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan se-Indonesia, sekaligus mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupan masyarakat,” katanya.
Ia berharap para delegasi UIN RIL mampu menjadi representasi terbaik kampus dengan menunjukkan sikap profesional, kolaboratif, dan berintegritas selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Selain memberikan kontribusi kepada masyarakat, para mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru, sekaligus membangun jejaring yang dapat mendukung kapasitas kepemimpinan mereka di masa mendatang.
Delapan mahasiswa yang menjadi delegasi UIN RIL yakni:
Ahmad Zaky Fergus – Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah;
Amanda Sharfina Mahawisnu – Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam;
Dewi Larasati – Psikologi Islam, Fakultas Psikologi Islam;
Maftuh Rafly Ramadhan – Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi;
Nur Apiah – Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan;
Nur Kholis Farihatun Nida – Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama;
Rizki Trima Hendra – Hukum Keluarga, Fakultas Syariah;
Vilza Azzahra – Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Adab.
Sebelumnya, proses seleksi dibuka pada 18–25 Mei 2026. Dari seluruh pendaftar, sebanyak 46 mahasiswa dinyatakan lolos seleksi administrasi dan mengikuti wawancara pada 2 Juni 2026 di Gedung LP2M.
Seleksi mempertimbangkan sejumlah aspek, antara lain prestasi akademik dan nonakademik, pengalaman organisasi, kemampuan membaca Al-Qur’an, kesehatan jasmani, serta komitmen dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Keikutsertaan delapan mahasiswa tersebut menjadi bagian dari komitmen UIN RIL dalam memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi, moderasi beragama, sekaligus kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan kearifan lokal. (Rls)








