BUNTOK, Jelajah.co — Sebanyak 152 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut memeriahkan rangkaian Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melalui kegiatan Bazaar UMKM, Pasar Murah, Pangan Murah, Perikanan, Fashion Show, dan Pemilihan Putera-Puteri Duta UMKM.
Kegiatan tersebut digelar di Stadion Batuah Buntok, Jumat (19/9/2026).
Ketua Panitia Pelaksana, Eko Hermasyah, mengatakan pelaksanaan kegiatan tahun ini berlangsung di tengah tantangan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk mengikuti rangkaian perayaan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barsel.
“Semangat persaudaraan dan kebersamaan warga tidak pernah surut sesuai dengan semangat ‘Bekerja Bersama, Merangkul Semua’,” kata Eko dalam laporannya.
Ia menegaskan kenyamanan masyarakat menjadi salah satu perhatian utama panitia selama kegiatan berlangsung.
“Kenyamanan seluruh masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegasnya.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung di tengah kondisi kabut asap, panitia menyiapkan posko dan tim medis yang siaga memberikan pelayanan kesehatan.
Panitia juga membagikan masker secara gratis kepada pengunjung dan peserta kegiatan serta menyediakan rumah oksigen darurat bagi warga, termasuk anak-anak, yang membutuhkan penyegaran pernapasan.
Eko mengajak seluruh masyarakat untuk saling menjaga dan mengingatkan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, sehat, dan tetap mengedepankan rasa kekeluargaan.
152 UMKM dan 600 Paket Sembako
Menurut Eko, kegiatan Bazaar UMKM dan pasar murah tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produknya.
Dari total 152 UMKM yang berpartisipasi, sebanyak 100 UMKM difasilitasi tenda secara gratis oleh pemerintah daerah. Kemudian, 25 UMKM menggunakan tenda mandiri dengan fasilitas lahan gratis, sementara 27 UMKM lainnya membawa gerobak sendiri dan mendapatkan fasilitas lahan gratis.
Selain bazaar UMKM, panitia juga menyediakan 600 paket sembako murah untuk masyarakat.
Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng. Paket tersebut dapat ditebus masyarakat dengan harga Rp50.000.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Fashion Show Anak tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP sebagai ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenal seni dan budaya daerah.
Selain itu, digelar Pemilihan Putera-Puteri Duta UMKM se-Kabupaten Barito Selatan tingkat SMA/sederajat tahun 2026 yang diikuti 15 peserta.
“Besar harapan kita bersama, ajang ini dapat menjadi cikal bakal lahirnya para entrepreneur muda yang kreatif, inovatif, serta memiliki kebanggaan untuk mencintai, mempromosikan, dan mengembangkan produk-produk unggulan Kabupaten Barito Selatan di masa depan,” ujar Eko.
Di akhir laporannya, Eko menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tim medis, aparat keamanan, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.
Ia kemudian memohon kepada Bupati Barito Selatan untuk memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi rangkaian Bazaar UMKM, Pasar Murah, Pangan Murah, Perikanan, Fashion Show, dan Pemilihan Putera-Puteri Duta UMKM Kabupaten Barito Selatan Tahun 2026. (Abeh)








