Jakarta, Jelajah.co — Kapal Angkatan Laut Italia, Nave Giuseppe Garibaldi, tiba di Jakarta setelah menempuh pelayaran melalui Selat Malaka. Kedatangan kapal tersebut menjadi bagian dari kegiatan kerja sama dan hubungan antara Indonesia dengan Italia.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, setelah tiba di Indonesia, pihaknya melakukan sejumlah penanganan terhadap awak kapal serta kegiatan terkait kedatangan kapal tersebut.
Menurut Muhammad Ali, keberadaan kapal seperti Nave Giuseppe Garibaldi memiliki potensi untuk mendukung misi kemanusiaan, khususnya dalam penanggulangan bencana alam. Hal tersebut dinilai relevan dengan kondisi Indonesia yang memiliki wilayah luas serta menghadapi berbagai potensi bencana.
“Negara kita ini banyak bencana alam, jadi kita sangat membutuhkan kapal yang bisa membawa banyak helikopter,” ujar Muhammad Ali dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, keberadaan helikopter di atas kapal dapat membantu mempercepat pengiriman logistik ke lokasi bencana, termasuk wilayah terpencil yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
“Dengan helikopter ini, logistik akan sampai ke titik-titik dengan cepat dan ke seluruh area-area remote,” katanya.
Muhammad Ali menegaskan, pemanfaatan kemampuan kapal tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk kepentingan militer dalam situasi perang, tetapi juga dapat mendukung operasi kemanusiaan atau Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR).
Dalam konteks kerja sama industri pertahanan, Muhammad Ali juga menyebut adanya peluang kerja sama antara PT PAL Indonesia dan TNI. Sejumlah perusahaan pertahanan asal Italia dan negara lain disebut dapat terlibat dalam pembahasan terkait teknologi dan pengembangan kemampuan kapal.
Kedatangan Nave Giuseppe Garibaldi di Jakarta diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan kerja sama Indonesia-Italia sekaligus membuka pembelajaran mengenai pemanfaatan kapal berkemampuan angkut udara untuk mendukung operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana. (Red)








