Bandar Lampung, Jelajah.co – Sebanyak 450 atlet karate dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung siap bertanding dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bandung Karate Club (BKC) Lampung 2025. Kejuaraan ini akan digelar di Gedung Serba Guna Institut Teknologi Sumatera (GSG ITERA) pada 14–15 Juni 2025.
Kejurda tahun ini menjadi istimewa karena BKC Lampung menggandeng dua mitra strategis: Kampus ITERA dan DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Lampung. Ketua Panitia Kejurda, Arif Rohman yang juga Wakil Rektor ITERA, mengatakan kejuaraan akan mempertandingkan 45 kelas, meliputi kategori kata, kumite, dan tata gerak untuk tingkat pemula, kadet, junior, senior, hingga veteran.
“Seluruh atlet yang ikut merupakan hasil seleksi di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung,” ujar Arif Rohman, Rabu (04/06/2025).
Selain kejuaraan, akan digelar pula Pelatihan Wasit/Juri pada 13 Juni 2025 untuk mencetak wasit generasi baru. Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyuluhan tentang bahaya narkotika oleh GRANAT Lampung, menghadirkan narasumber Prof. Dr. Novita Tresiana, M.Si, Drs. Rusfian Effendi, M.IP, dan Rachmad Cahya Aji.
Kejurda ini menjadi ajang seleksi menuju Kejurnas BKC 2025 yang akan diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat. Ketua Harian Pengprov BKC Lampung, Muhammad Ali Chandra, menyebutkan bahwa BKC adalah perguruan karate tertua di Indonesia yang berdiri sejak 1966 di Bandung oleh Iwa Rahadian Arsanata.
“BKC bukan hanya perguruan, tapi juga wadah pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan bagi karateka,” ujar Kang Ali, pemegang sabuk hitam DAN VII Karate-Do.
Ia menambahkan, BKC rutin menggelar berbagai agenda seperti UKT sabuk, pelatihan pelatih, Kejurda, Kejurnas, dan Gashuku Nasional. Kurikulum latihan BKC juga mencakup bela diri prestasi, bela diri umum, hingga teknik pernapasan tradisional.
Kegiatan Kejurda 2025 ini diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membangun generasi muda yang berkarakter dan bebas narkoba.(Red)







