• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Rabu, 4 Februari 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Dugaan Korupsi Dana Desa Margodadi, Pengerjaan Talut Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Redaksi by Redaksi
25 Januari 2025
in Lampung, Pemerintahan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Pringsewu – Sejumlah warga Pekon Margodadi, Kecamatan Ambarawa, mengeluhkan kualitas pembangunan talut di Dusun Margorejo yang diduga tidak sesuai spesifikasi anggaran. Proyek yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2024 tersebut diduga baru menghabiskan sekitar 50 persen dari total anggaran yang dialokasikan, yaitu Rp 69.939.000.

“Talut yang dibangun sepertinya tidak sesuai dengan anggaran. Material yang digunakan hanya pasir lima dump, batu lima dump, dan semen 110 sak, sedangkan pekerja hanya dibayar harian,” ujar salah satu warga berinisial AB, Kamis (23/01/24).

Proyek talut sepanjang 150 meter itu mempekerjakan lima tukang dan lima kuli selama 13 hari. Tukang dibayar Rp 100 ribu per hari, sementara kuli mendapat Rp 80 ribu per hari. Namun, warga mengeluhkan sisa tanah galian yang berserakan dan belum dirapikan, padahal seharusnya pekerjaan tersebut tercakup dalam rencana anggaran.

BACA JUGA

Bersinergi dengan Honda, Karang Taruna Way Urang Gelar Servis Motor Gratis

2 Februari 2026

Triga Lampung Kembali Turun ke Jakarta, Bidik SGC

1 Februari 2026

“Banyak warga kecewa karena sisa tanah dibiarkan begitu saja. Padahal, dana yang dianggarkan cukup besar,” tambah AB.

Proyek ini dilakukan dengan sistem swakelola di Dusun Margorejo RT 07 RW 002 sebagai bagian dari program pembangunan desa. Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk segera mengaudit penggunaan dana desa di Pekon Margodadi.

“Kami ingin kejelasan terkait penggunaan anggaran. Jika ada penyimpangan, pelakunya harus bertanggung jawab,” tegas salah seorang warga lainnya.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Pekon Margodadi, Didik, melalui nomor telepon 08127925XXXX tidak mendapatkan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Warga juga meminta penegak hukum, seperti Kejaksaan Pringsewu, Polres Pringsewu, dan Inspektorat, untuk memeriksa dugaan korupsi ini secara transparan.

“Kami hanya ingin pembangunan desa sesuai standar dan kebutuhan masyarakat. Kalau memang ada sisa anggaran, sebaiknya digunakan untuk kebutuhan desa lainnya,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat berharap aparat terkait segera turun tangan untuk memastikan adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa. (Red)

Previous Post

Kades Bungkam, Realisasi Dana Desa Ulok Manik Picu Polemik

Next Post

AKAR Lampung Minta APH Selidiki Dugaan Korupsi Dana Desa Pekon Ulok Manik

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Parkiran Apartemen Tokyo PIK 2 Terendam Banjir, Klaim ‘Anti Banjir’ Jebol Bikin Saham PANI Anjlok Hampir 6 Persen

13 Januari 2026

Serukan Penolakan BUP Luar, Warga Adat Kalahien Gelar Aksi di Jembatan Barito: “Kami Siap Melawan”

19 Januari 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025

Hampir Setahun Memimpin, Aktivis Nilai Kinerja Bupati Lampung Utara Jauh dari Janji Kampanye

12 Januari 2026

Bersinergi dengan Honda, Karang Taruna Way Urang Gelar Servis Motor Gratis

2 Februari 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.