BANDAR LAMPUNG, Jelajah.co — Empat siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bandar Lampung berhasil lolos sebagai finalis Intelligent Education Competition 3.0 bidang Geografi tingkat nasional untuk jenjang SMA/MA/SMK sederajat.
Keempat siswa tersebut adalah Hamizan Adwa Kamil dari kelas X.3, Rafif Aqila Jabar dari kelas X.10, Barraq Akhmajmail Siregar dari kelas XI.11, dan Lutfi Hamza Burmelli dari kelas X.1. Mereka berhasil menorehkan prestasi pada kategori Geografi dalam kompetisi yang diselenggarakan PT Kompetisi Nasional Prestasi Nusantara.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan MAN 1 Bandar Lampung, Hamizan meraih juara ketiga tingkat regional, Rafif juara keempat, Barraq juara kelima, dan Lutfi juara ketujuh. Capaian tersebut mengantarkan mereka menjadi finalis dalam kompetisi pendidikan tersebut.
Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Dr. Lukman Hakim, S.Pd., M.M., mengapresiasi pencapaian keempat siswanya. Ia menilai prestasi tersebut menjadi bukti semangat belajar dan kemauan peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademik serta bersaing dalam kompetisi.
“Prestasi ini patut kita syukuri dan apresiasi. Kami berharap keberhasilan anak-anak menjadi motivasi bagi seluruh siswa MAN 1 Bandar Lampung untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan berani berkompetisi di tingkat nasional,” ujar Lukman Hakim.
Ia berharap para siswa tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan. Menurutnya, kompetisi akademik bukan sekadar mengejar penghargaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, dan membangun kepercayaan diri.
Keberhasilan empat siswa tersebut sekaligus memperkuat upaya MAN 1 Bandar Lampung dalam membangun budaya berprestasi di lingkungan madrasah. Dukungan guru dan lingkungan belajar diharapkan dapat mendorong lebih banyak siswa mengembangkan potensi dan meraih pencapaian di berbagai bidang.
MAN 1 Bandar Lampung juga terus mendorong peningkatan mutu pendidikan, pembentukan karakter, serta penguatan integritas melalui komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). (Red)








