BEKASI, Jelajah.co – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi memanfaatkan momentum Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Tasyakuran Harlah ke-28 PKB yang dirangkai dengan silaturahmi kepengurusan baru di Sekretariat DPC PKB Kota Bekasi, Jumat (24/7/2026) malam.
Kegiatan itu dihadiri sekitar 70 pengurus tingkat kota yang terdiri atas unsur Mustasyar, Dewan Syuro, dan Dewan Tanfidz. Acara juga dihadiri 10 kiai khos Kota Bekasi.
Wakil Sekretaris DPC PKB Kota Bekasi sekaligus Ketua Panitia, Adi Prastyo, mengatakan tasyakuran tersebut menjadi ajang memperkenalkan kepengurusan baru setelah terbitnya Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
“Alhamdulillah keterwakilan perempuan di kepengurusan baru ini sudah memenuhi kuota minimal 30 persen. Momentum tasyakuran ini kami manfaatkan untuk mengenalkan seluruh jajaran struktur kota usai SK resmi diterbitkan,” ujar Adi.
Menurut Adi, para kiai khos yang hadir memberikan sejumlah arahan strategis sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029. Salah satu target yang disampaikan adalah meningkatkan perolehan kursi PKB di DPRD Kota Bekasi.
“Amanat dari kiai-kiai, target kita pada Pemilu 2029 minimal meraih tujuh kursi DPRD Kota Bekasi, bahkan kalau memungkinkan setiap daerah pemilihan bisa memperoleh dua kursi. Kami juga diminta segera menuntaskan pembentukan pengurus tingkat ranting karena kepengurusan PAC sudah selesai,” katanya.
Selain memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah, DPC PKB Kota Bekasi juga berencana mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi politik, khususnya untuk menjangkau pemilih dari kalangan generasi muda.
“Politik yang paling efisien dan ramah biaya untuk merangkul Gen Z dan milenial adalah melalui media sosial. Karena itu, peran media sosial partai akan kami masifkan kembali,” tutur Adi.
Terkait tidak hadirnya jajaran pimpinan partai dan anggota legislatif PKB dalam kegiatan tersebut, Adi menjelaskan para legislator tengah mengikuti rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) serta puncak peringatan Harlah PKB tingkat nasional di Jakarta.
Meski demikian, lanjutnya, para kiai menitipkan pesan agar seluruh anggota legislatif PKB memanfaatkan masa reses untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat hingga ke tingkat lingkungan.
“Sentuhan langsung ke akar rumput sangat penting agar kepercayaan masyarakat terus meningkat. Jika perolehan suara dan kursi bertambah pada 2029, harapannya PKB Kota Bekasi dapat mengusung kader sendiri sebagai calon wali kota maupun wakil wali kota Bekasi,” pungkas Adi.
Kegiatan tasyakuran tersebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal DPC PKB Kota Bekasi dalam memperkuat organisasi sekaligus menyusun strategi menghadapi agenda politik mendatang. (Red)








