• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Minggu, 18 Oktober 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Yogyakarta

Harwan Muldidarmawan Paparkan Peran Compliance dan Ethics sebagai Kunci Keberlanjutan Organisasi di UGM

Redaksi by Redaksi
6 April 2026
in Yogyakarta
A A
Share on FacebookShare on Twitter

YOGYAKARTA, Jelajah.co – Penerapan compliance dan ethics yang berjalan secara terintegrasi menjadi fondasi utama dalam membangun tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta mendorong keberlanjutan organisasi dalam jangka panjang.

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Jasa
Raharja, Harwan Muldidarmawan, dalam kuliah tamu pada mata kuliah Business Ethics for Sustainability untuk kelas MBA/IMBA Angkatan 87, Program Studi Master of Business Administration Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (MBA FEB UGM). Agenda tersebut diselenggarakan di Faculty Meeting Room (FMR) MBA FEB UGM Kampus Yogyakarta, pada (31/03/2026).

Dalam pemaparannya, Harwan menyampaikan bahwa penerapan prinsip etika bisnis dan kepatuhan tidak hanya berhenti pada pemenuhan aspek regulatif, tetapi juga terintegrasi dalam proses bisnis dan pengambilan keputusan di seluruh lini organisasi.

BACA JUGA

Kecelakaan di Dekat Tugu Jogja Diduga Akibat Microsleep, Dua Motor Terlibat Benturan dengan Toyota Rush

19 Januari 2026

Pendekatan ini turut diperkuat melalui pengelolaan risiko yang terukur serta
pembangunan budaya perusahaan yang menjunjung tinggi integritas dan
akuntabilitas.

“Kepatuhan terhadap regulasi yang dijalankan dengan penuh amanah, disertai strategi manajemen yang tepat, tidak hanya memastikan operasional perusahaan berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik sebagai aset utama perusahaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Harwan menekankan bahwa bagi perusahaan yang bergerak di sektor layanan publik, keberhasilan dalam menjaga keseimbangan antara kepatuhan, etika, dan kinerja menjadi kunci dalam menghadirkan layanan yang berkelanjutan.

“Selain tu juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tambahnya.

Dalam penyampaianya, Harwan juga memaparkan bahwa PT Jasa Raharja
menempatkan etika sebagai fondasi utama dalam seluruh kerangka Governance, Risk, and Compliance (GRC), tidak hanya sebagai pemenuhan aturan, tetapi sebagai kompas moral dalam setiap pengambilan keputusan.

Hal ini diwujudkan melalui penerapan Code of Conduct, penguatan budaya integritas dengan prinsip zero tolerance to fraud, serta integrasi etika dalam proses bisnis, layanan, dan pengelolaan risiko.

Pendekatan ini juga didukung oleh sistem digital seperti ekosistem GRC dan JRCare yang menjamin transparansi, akuntabilitas, serta kecepatan layanan kepada masyarakat.

Sebagai perusahaan yang mengemban amanah publik, Jasa Raharja memastikan bahwa setiap pengelolaan dana dan pelayanan santunan dilakukan secara adil, inklusif, dan bertanggung jawab, sehingga mampu membangun kepercayaan publik dan menjaga keberlanjutan layanan secara jangka panjang.

Hal ini dibuktikan dengan kinerja keuangan Perusahaan yang solid, bahkan saat menghadapi pandemi Covid-19, dan pengakuan publik yang tercermin melalui
berbagai penghargaan di tingkat nasional maupun internasional yang diterima MBA
FEB UGM Kampus Yogyakarta, Prof. Amin Wibowo, Ph.D., dalam sambutannya
menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Harwan Muldidarmawan.

la menyampaikan bahwa kehadiran praktisi dalam perkuliahan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh first-hand experience terkait implementasi Business Ethics for Sustainability di dunia industri.

“Terima kasih atas perkenan Bapak Harwan hadir dan mengisi kelas kali ini, menjadi bekal penting bagi Mahasiswa UGM karena berkesempatan untuk bertemu dalam satu forum Business Ethics for Sustainability, di mana mahasiswa dapat belajar secara langsung dari praktik yang dilakukan oleh Jasa Raharja,” ujar beliau.

Lebih lanjut, Prof. Amin menegaskan bahwa kolaborasi antara akademisi dan praktisi menjadi nilai tambah dalam proses pembelajaran di MBA FEB UGM.

Menurutnya,. program MBA tidak hanya membekali mahasiswa dengan pemahaman konseptual, tetapi juga menghadirkan perspektif praktik nyata melalui kehadiran para profesional sebagai guest lecturer.

Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif, tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga dari pengalaman langsung di dunia kerja yang selama ini tidak selalu dapat diperoleh di ruang kelas.

Kegiatan kuliah tamu yang dimoderatori oleh dosen FEB UGM, Wuri Handayani, S.E.,Ak., M.Si., M.A., Ph.D., ini diikuti 57 peserta. Turut hadir Guru Besar FEB uGM, Prof. Eko Suwardi, MSc., Ph.D. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa.

Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui berbagai pertanyaan dan diskusi kritis yang mengulas isu-isu etika bisnis dan keberlanjutan, baik dari perspektif konseptual maupun praktik di lapangan.

Previous Post

Metrodollar yang Terkoyak Realita: Ribuan Pabrik Berdiri, Rakyat Bekasi Masih Bergulat dengan Kemiskinan

Next Post

WFH ASN Kota Bekasi Pindah ke Jumat, Pemkot Pastikan Layanan Tetap Maksimal

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

PMI Asal Barito Selatan Dipulangkan dari Malaysia, BP3MI Ingatkan Warga Hindari Agen Ilegal

2 Oktober 2026

ASN Barsel Diminta Segera Pindah KTP, BKPSDM Ingatkan Batas Akhir Oktober

4 Oktober 2026

Dua Staf Bawaslu Mesuji Diamankan Polisi di Tubaba, PAJAN Desak Bawaslu Terbuka

2 Oktober 2026

Membanggakan! Siswi SMAN 1 Buntok Tembus Final Nasional AVIMSA, Wakili Kalteng ke Banjarmasin

24 September 2026

Pencarian Berakhir Duka, Rehan 13 Tahun Ditemukan Meninggal di Gosong Iring Witu Buntok

1 Oktober 2026

Kejari Barsel Dalami Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Rp27 Miliar, Anggaran 2023-2024 Jadi Fokus

29 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.