MALANG, Jelajah.co – Japan International Program (JIP) di bawah naungan Perguruan Tinggi NMC Group kembali memberangkatkan belasan peserta untuk mengikuti program Technical Intern Training (TIT) dan Specified Skilled Worker (SSW) di Jepang.
Program tersebut dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa dan Budaya Jepang yang berada di bawah Perguruan Tinggi NMC Group. Sebelum diberangkatkan, para peserta memperoleh pembelajaran bahasa Jepang, pemahaman budaya, serta pembinaan kompetensi kerja sebagai bekal bekerja di perusahaan-perusahaan di Jepang.
Direktur Operasional Japan International Program (JIP), Andi Massa, mengatakan program tersebut merupakan salah satu upaya perguruan tinggi dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi untuk bekerja di tingkat internasional.
“Keberangkatan para peserta ke Jepang merupakan wujud komitmen kami dalam membuka kesempatan berkarier di tingkat internasional bagi generasi muda Indonesia. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membentuk sumber daya manusia yang profesional, berkarakter, dan memiliki daya saing global,” ujar Andi saat ditemui di Malang, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, peserta tidak hanya dibekali kemampuan berbahasa Jepang, tetapi juga pemahaman mengenai budaya kerja, kedisiplinan, serta keterampilan yang dibutuhkan perusahaan di negara tersebut.
Andi berharap para peserta mampu menunjukkan etos kerja yang baik selama menjalani program di Jepang sekaligus menjadi pengalaman berharga yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke Indonesia.
Ia juga menyampaikan bahwa NMC Group akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra industri di Jepang guna membuka lebih banyak peluang bagi peserta didik untuk mengikuti program magang maupun bekerja di luar negeri.
Perguruan tinggi yang berada di bawah naungan NMC Group di antaranya STIKes Maharani, Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional, Akademi Pariwisata dan Perhotelan Ganesha, serta Politeknik Kesehatan Putra Indonesia Malang.
Melalui program tersebut, JIP menargetkan peserta memiliki kemampuan bahasa, kompetensi kerja, serta pemahaman budaya yang memadai sehingga siap beradaptasi dengan lingkungan kerja di Jepang. (Kaperwil Jatim)








