• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Rabu, 4 Februari 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Korupsi Terstruktur di Balik Anggaran Rutin Ratusan Miliar, KERAMAT Tantang Kejati Lampung Ungkap Fakta

Redaksi by Redaksi
3 Juni 2025
in Lampung, Pemerintahan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Bandarlampung, Jelajah.co — Dugaan praktik korupsi kembali mencuat dari tubuh instansi pemerintahan. Kali ini, sorotan tajam mengarah ke Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS) Lampung. Lembaga Swadaya Masyarakat KERAMAT menduga adanya penyimpangan serius dalam pengelolaan anggaran proyek oleh Satuan Kerja Operasional Sumber Daya Air (Satker OP) BBWSMS.

Dalam pernyataan sikap yang diterima redaksi Jelajah.co, Selasa (03/06/2025), Koordinator LSM KERAMAT, Sudirman Dewa, mengungkap bahwa pihaknya tengah menyiapkan dokumen lengkap untuk dilayangkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

“Kami telah mengumpulkan data dari pekerja lapangan dan internal BBWSMS. Fakta awal menunjukkan adanya pola korupsi yang sistematis dan kalkulatif,” tegas Sudirman.

BACA JUGA

Bersinergi dengan Honda, Karang Taruna Way Urang Gelar Servis Motor Gratis

2 Februari 2026

Triga Lampung Kembali Turun ke Jakarta, Bidik SGC

1 Februari 2026

Dalam aksi unjuk rasa yang akan digelar Rabu (4/6/25), KERAMAT menyasar proyek-proyek strategis bernilai ratusan miliar rupiah di wilayah Mesuji, Tulang Bawang, Lampung Timur, hingga Lampung Selatan. Beberapa kegiatan yang disoroti di antaranya:

Pemeliharaan Rutin Jaringan Rawa Mesuji Atas, Kab. Mesuji: Rp3.990.000.000

Pemeliharaan Berkala Irigasi Rawa Mesuji Atas, Sekunder 2,12 km: Rp855.000.000

Operasi Rutin Jaringan Rawa Mesuji Atas (168,43 km / 16.328 Ha): Rp275.000.000

Pemeliharaan Rutin Jaringan Rawa Pitu, Kab. Tulang Bawang: Rp3.990.000.000

Operasi Rutin Rawa Pitu (155,85 km / 10.519 Ha): Rp283.000.000

Pemeliharaan Rutin Jaringan Rawa Jitu: Rp3.970.000.000

Pemeliharaan Berkala Irigasi Rawa Jitu (12,05 km): Rp500.000.000

Operasi Rutin Irigasi Rawa Jitu (251,55 km / 17.515 Ha): Rp94.000.000

Pemeliharaan Berkala Irigasi D.I Karya Tani, Lampung Timur (3,50 km primer, 18,30 km sekunder): Rp2.610.000.000

Pemeliharaan Rutin D.I Karya Tani (28,96 km primer, 51,85 km sekunder): Rp2.120.000.000

Pemeliharaan Berkala & Rutin Irigasi Rawa Keramat dan Jabung, Lampung Timur: Total Rp5.770.000.000

Pemeliharaan Berkala & Rutin D.I Pisang, Lampung Selatan: Total Rp6.120.000.000

Menurut Sudirman, hasil investigasi menemukan berbagai kejanggalan dalam proyek tersebut, mulai dari dugaan fiktifnya anggaran pembersihan lahan, minimnya sosialisasi, hingga pengadaan alat K3 dan fasilitas kesehatan yang tidak digunakan.

“Timbunan tanah dan betonisasi tidak sesuai spesifikasi teknis. Volume galian dimark-up hingga ribuan meter kubik. Ini bukan kesalahan administratif biasa, tapi bentuk korupsi terstruktur,” ungkapnya.

Ia menyebut pola korupsi dalam proyek BBWSMS dijalankan dengan perhitungan matang. “Para pelaku bukan orang sembarangan. Mereka kalkulasi untung-rugi, bermain di level jabatan, hukum, hingga lobi politik,” tambah Sudirman.

KERAMAT juga menyoroti lemahnya pengawasan dan absennya tim teknis dalam pelaksanaan proyek. Hal ini, kata dia, membuka celah bagi kolusi dan nepotisme.

Sebagai bentuk desakan, KERAMAT menuntut Kejati dan Polda Lampung segera membuka penyelidikan resmi. Mereka juga meminta BPK RI Perwakilan Lampung melakukan audit investigatif untuk menghitung potensi kerugian negara.

“Kami tidak akan berhenti. Hukum harus ditegakkan, sampai dunia kiamat,” tegas Sudirman di akhir pernyataan.

Dugaan ini, jika terbukti, dapat menjadi pintu masuk untuk membongkar simpul korupsi besar di sektor pengairan Lampung — sektor yang semestinya menopang ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. (Red)

Previous Post

Pasar yang Tak Pernah Tidur: Potret Pagi di TPI Kota Agung

Next Post

SD Negeri 3 Sumberejo Umumkan Kelulusan Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2024/2025

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Parkiran Apartemen Tokyo PIK 2 Terendam Banjir, Klaim ‘Anti Banjir’ Jebol Bikin Saham PANI Anjlok Hampir 6 Persen

13 Januari 2026

Serukan Penolakan BUP Luar, Warga Adat Kalahien Gelar Aksi di Jembatan Barito: “Kami Siap Melawan”

19 Januari 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Hampir Setahun Memimpin, Aktivis Nilai Kinerja Bupati Lampung Utara Jauh dari Janji Kampanye

12 Januari 2026

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025

Bersinergi dengan Honda, Karang Taruna Way Urang Gelar Servis Motor Gratis

2 Februari 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.