• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Rabu, 4 Februari 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Lampung Tunjukkan Wajah Damai Unjuk Rasa

Redaksi by Redaksi
1 September 2025
in Lampung, Sudut Pandang
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Cut Habibi (Pemred Jelajah.co)

Aku masih ingat jelas bagaimana layar televisi dan linimasa media sosial beberapa hari terakhir dipenuhi kabar duka dari berbagai daerah. Aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh, suara teriakan bercampur ledakan gas air mata, bahkan kabar korban jiwa tak bisa dihindarkan. Suasana itu membuat banyak orang cemas setiap kali mendengar kata “demonstrasi”.

Namun siang ini, ketika aku berdiri di halaman Kantor DPRD Lampung, suasana yang kutemukan berbeda. Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan hadir dengan semangat, tetapi tanpa amarah yang membara. Spanduk mereka terbentang, orasi bergema, tetapi tak ada kericuhan. Aku mendapati sebuah pemandangan yang menyejukkan: unjuk rasa bisa berjalan tertib, tanpa gaduh, tanpa luka.

“Unras Lampung tak segaduh Jakarta,” ucap salah seorang teman di sampingku. Kalimat sederhana itu langsung mengingatkanku pada peristiwa ricuh di ibu kota. Tetapi di sini, di tanah Sai Bumi Ruwa Jurai, suara mahasiswa justru melantang dengan damai.

BACA JUGA

Cut habibi (Sekretaris DPD AWPI Provinsi Lampung)

Makan Gratis dan Tanggung Jawab yang Selalu Menguap

3 Februari 2026

Bersinergi dengan Honda, Karang Taruna Way Urang Gelar Servis Motor Gratis

2 Februari 2026

Puncak dari suasana itu terjadi ketika Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turun langsung ke tengah kerumunan. Ia tidak berdiri di balik barikade aparat, tidak pula bersembunyi di ruang berpendingin udara. Ia duduk di atas rumput bersama mahasiswa, sejajar, tanpa jarak. “Kita jaga bersama Lampung kita,” ucapnya singkat. Hanya lima kata, tapi cukup untuk meredakan sisa-sisa ketegangan.

Namun sesungguhnya, benih kedamaian itu telah ditanam sehari sebelumnya. Aku masih ingat, Gubernur melalui perangkatnya mengajak masyarakat untuk doa bersama di halaman gedung DPRD. Bukan sekadar ritual, doa itu menjadi cara memberi pemahaman bahwa demonstrasi anarkis tak pernah menghadirkan solusi. Ia juga menjadi ruang untuk membangun kedekatan antara pemimpin dan masyarakatnya, sekaligus pesan moral bahwa kebebasan berpendapat hanya bisa terjaga bila dilakukan dengan damai.

Dan benar saja, doa yang diiringi harapan itu berbuah. Esok harinya, mahasiswa datang dengan energi penuh, tapi tanpa niat merusak. Mereka membawa amunisi gagasan, bukan amarah. Ketua BEM Unila, Muhammad Ammar Fauzan, menyuarakan tuntutan dengan lantang namun santun: pengesahan UU Perampasan Aset, reformasi Polri, penolakan efisiensi pendidikan dan kesehatan, hingga ukur ulang HGU PT Sugar Group Company.

Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar ikut duduk bersama, berjanji akan membawa aspirasi itu ke pusat. Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dan Kapolda Irjen Pol Helmy Santika hadir, tetapi tanpa menebar intimidasi. Yang terlihat hanyalah sebuah ruang dialog yang lahir di tengah lapangan.

Saat matahari makin condong, aku pulang dengan perasaan lega. Di tengah hiruk-pikuk nasional yang diwarnai asap dan luka, Lampung hari ini menunjukkan wajah lain demokrasi: suara rakyat bisa menggema tanpa gaduh, tuntutan bisa disampaikan tanpa bentrokan, dan pejabat bisa mendengar tanpa harus meninggikan kursinya.

Unras Lampung hari ini mengajarkan sesuatu yang sederhana tapi langka: bahwa kedamaian justru membuat aspirasi terdengar lebih nyaring.

Tags: DPRD LampungGubernur LampungRahmat Mirzani DjausalUnjuk Rasa
Previous Post

UIN Raden Intan Lampung Ingatkan Mahasiswa Jaga Marwah Intelektual Saat Unjuk Rasa

Next Post

Reforma Agraria Jadi Sorotan, Mahasiswa Lampung Desak Ukur Ulang HGU PT SGC

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Parkiran Apartemen Tokyo PIK 2 Terendam Banjir, Klaim ‘Anti Banjir’ Jebol Bikin Saham PANI Anjlok Hampir 6 Persen

13 Januari 2026

Serukan Penolakan BUP Luar, Warga Adat Kalahien Gelar Aksi di Jembatan Barito: “Kami Siap Melawan”

19 Januari 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Hampir Setahun Memimpin, Aktivis Nilai Kinerja Bupati Lampung Utara Jauh dari Janji Kampanye

12 Januari 2026

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025

Bersinergi dengan Honda, Karang Taruna Way Urang Gelar Servis Motor Gratis

2 Februari 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.