• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Sabtu, 26 September 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

LSM ALAK Soroti Dugaan Kebocoran Anggaran di Pemkot Bandar Lampung

Redaksi by Redaksi
8 Mei 2026
in Lampung
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung, Jelajah.co — Aliansi Anti Korupsi Lampung (ALAK) mulai menyoroti dugaan kebocoran anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Bandar Lampung. Selain mengkritisi efektivitas program, ALAK juga mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindak dugaan penyimpangan anggaran daerah.

Ketua ALAK, Nopiyanto, mengungkapkan pihaknya tengah melakukan kajian terhadap sejumlah penggunaan anggaran yang dinilai tidak sejalan dengan prinsip efisiensi, transparansi, dan kualitas pembangunan.

Beberapa OPD yang menjadi perhatian di antaranya Sekretariat Daerah terkait program wisata rohani yang disebut memiliki indikasi penyimpangan, Dinas Kominfo Tahun Anggaran 2025 yang dinilai lemah dalam tata kelola program dan anggaran, hingga Dispora serta Dinas Koperasi dan UMKM yang disorot terkait dugaan penyimpangan pengadaan barang dan jasa.

BACA JUGA

Oplus_16908288

Chairul Chan Terpilih Aklamasi Nahkodai AWPI Kota Metro

26 September 2026

Dasco Respons Langsung Bara JP Lampung soal Polemik Isu Ijazah Jokowi

25 September 2026

Selain itu, sektor pariwisata juga menjadi perhatian karena dinilai menyerap anggaran besar namun belum menunjukkan kualitas pembangunan yang maksimal.

“Banyak program terlihat tidak efektif dan tidak efisien. Tata kelola anggaran juga dinilai jauh dari prinsip transparansi dan kualitas pembangunan. Ini yang sedang kami kaji secara serius,” ujar Nopiyanto, Kamis (08/05/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut bertolak belakang dengan arahan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat serta semangat pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan hasil kajian tersebut nantinya akan disampaikan langsung kepada Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan juga dilaporkan kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

ALAK juga meminta aparat penegak hukum dapat bertindak profesional dan independen dalam menangani dugaan persoalan anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

“Publik tentu berharap aparat penegak hukum mampu bertindak profesional dan independen. Jika ada dugaan penyimpangan, harus dibuka secara terang agar tidak menimbulkan asumsi negatif di tengah masyarakat,” tegasnya.

Nopiyanto menambahkan, pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik serta memastikan pembangunan berjalan sesuai regulasi dan kepentingan masyarakat luas.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kota Bandar Lampung maupun sejumlah OPD yang disebutkan belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan yang disampaikan pihak ALAK.
Redaksi Jelajah.co masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait guna mendapatkan penjelasan lebih lanjut. (Red)

Previous Post

Pastikan Penanganan Korban Berjalan Baik, Jasa Raharja, Ditjen Hubdat dan Korlantas Polri Tinjau Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara

Next Post

BRI Ingatkan Masyarakat Waspada Modus Penipuan Digital Berkedok Contact Center dan Email Palsu

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Barsel Expo 19–25 September Didukung Pihak Ketiga, Slank Dijadwalkan Tampil

14 September 2026

Wabup Khristianto Yudha Tegaskan Penegakan Disiplin ASN di Pemkab Barsel

7 September 2026

CV Vabinendra Production Siapkan 30 Stand Gratis untuk UMKM di HUT ke-67 Barsel

14 September 2026

Membanggakan! Siswi SMAN 1 Buntok Tembus Final Nasional AVIMSA, Wakili Kalteng ke Banjarmasin

24 September 2026

Gedung Tiga Lantai RSUD Jaraga Sasameh Ditarget Rampung 2027, Pemkab Barsel Temui Wamenkes

16 September 2026

Wabup Barsel Resmikan Resort GKE Kamatang Pamelum Buntok

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.