• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Senin, 17 Agustus 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Misteri Kematian Anwar Hakim: Keluarga Tuding Ada Kejanggalan, PT Getmap Diminta Buka Suara

Redaksi by Redaksi
17 Agustus 2025
in Lampung, Pemerintahan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Lampung Selatan, Jelajah.co – Lima bulan sudah berlalu sejak Anwar Hakim ditemukan tak bernyawa di lingkungan PT Getmap, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Namun, misteri kematiannya masih menggantung. Tidak ada kepastian hukum, tidak ada keterangan terbuka dari perusahaan, dan tidak ada tindak lanjut jelas dari aparat.

Keluarga korban kini melampiaskan kekecewaan dengan menggandeng LSM Gepak Lampung. Mereka berharap kasus ini tidak lagi ditangani setengah hati. Ketua Gepak Lampung, H. Wahyudi SE, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini sampai ada kejelasan hukum.

“Sejak hari pertama, kasus ini penuh kejanggalan. Korban ditemukan di lokasi perusahaan, tapi penanganannya tidak jelas. Polsek Natar juga seolah tidak serius. Kami mendesak Polda Lampung mengambil alih dan mengusut tuntas, termasuk memeriksa pihak PT Getmap,” tegas Wahyudi, Minggu (17/8/25).

BACA JUGA

Oplus_16908288

Dua Bulan Berjalan, Kuasa Hukum Korban Dugaan Kekerasan Anak Minta Kapolresta Prioritaskan Perkara

14 Agustus 2026

Pasca Pembakaran Fasilitas PT BSA, Wahrul Fauzi Desak ATR/BPN Evaluasi HGU

13 Agustus 2026

Menurutnya, perkara ini menyangkut nyawa manusia, sehingga tidak boleh dibiarkan mengendap begitu saja. Ia menilai pembiaran hanya akan menambah luka bagi keluarga korban sekaligus merusak kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum. “Kami tidak ingin ada pembiaran. Polisi harus transparan. Bila terbukti ada unsur pidana, semua pihak yang terlibat harus diproses. PT Getmap juga harus memberi penjelasan terbuka agar tidak timbul dugaan ada yang ditutupi,” ujarnya.

Pernyataan Wahyudi itu sejalan dengan kecurigaan keluarga korban. NV, kakak kandung Anwar Hakim, mengaku bahwa enam hari sebelum jasad adiknya ditemukan, komunikasi sempat terputus meski nomor ponsel masih aktif. “Kami curiga ada sesuatu. Akhirnya kami mendatangi kantornya di PT Getmap. Di situlah adik saya ditemukan sudah meninggal. Semua keluarga terkejut, apalagi setelah melihat kondisi jenazah,” ucapnya dengan suara bergetar.

Kecurigaan itu semakin kuat ketika keluarga melihat kondisi jasad. Menurut NV, tubuh Anwar Hakim menunjukkan bekas luka lebam. Foto-foto yang beredar memperkuat keyakinan mereka bahwa kematian tersebut tidaklah wajar. “Fakta ini membuat kami yakin adik saya tidak meninggal secara wajar. Polisi harus membuka tabir ini dan memeriksa pihak-pihak yang diduga terkait, termasuk PT Getmap,” tegasnya.

Harapan keluarga kini hanya tertuju pada aparat penegak hukum. Mereka menolak menyerah dan menegaskan bahwa keadilan harus ditegakkan, tanpa pandang bulu. “Kami hanya ingin kebenaran dan keadilan untuk adik kami. Jangan biarkan kasus ini hilang begitu saja,” pungkas NV.

Di tengah keheningan aparat dan sikap tertutup perusahaan, pertanyaan besar terus menggantung: siapa yang bertanggung jawab atas kematian Anwar Hakim?(Red)

Previous Post

Suara Perlawanan Teladas: Menantang Raksasa Tebu SGC

Next Post

Peringati HUT RI ke-80, 32 ASN UIN RIL Terima Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Warga Muara Malungai Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang, Sampaikan Protes Kondisi Jalan Rusak; PUPR Barsel Turunkan Alat Berat

8 Agustus 2026

Pemkab Barsel Pastikan Gaji PPPK Tetap Aman Ditengah Efisiensi

11 Agustus 2026

213 Pejabat Pemkab Barsel Dilantik, 111 Promosi dan 55 Mutasi

12 Agustus 2026

Ketua LPLHN Kalimantan Tengah Nanang Suhaimi Meninggal Dunia

18 Juli 2026

Haru! Nenek 91 Tahun Hadiri Upacara 17 Agustus 2026, Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Barsel

17 Agustus 2026

7 Bulan Hak Belum Dibayar, Eks Karyawan Tahan Unit Hauling Batubara di Barito Selatan

20 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.