Jakarta, Jelajah.co – Gubernur Lampung, Rahmad Mirzani Djausal, mengungkapkan rasa syukurnya atas pelantikan dirinya bersama Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlaela, yang berlangsung di Istana Negara. Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
“Alhamdulillah kami dapat mengikuti pelantikan sesuai jadwal dan tahapan yang telah ditentukan tanpa ada halangan apa pun,” ujar Mirza.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari perjuangan dalam menghadapi berbagai tantangan di Lampung.
“Justru ini merupakan titik awal bagi kami untuk mengawali perjuangan menyelesaikan berbagai tantangan yang akan kita hadapi ke depan dan sama-sama kita wujudkan Lampung Maju Indonesia Emas,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Mirza juga menyampaikan apresiasi kepada Penjabat (PJ) Gubernur Lampung, Samsudin, yang telah mengemban tugas selama delapan bulan terakhir.
“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PJ Gubernur Samsudin beserta PJ Ketua PKK atas pengabdian dan dedikasinya di Provinsi Lampung selama delapan bulan,” katanya.
Mirza menilai bahwa selama kepemimpinan Samsudin, Pemprov Lampung berjalan dengan baik, kondusif, serta semakin kompak.
“Insya Allah, apa yang telah diwariskan oleh Pak Samsudin dan kebaikan-kebaikannya menjadi amal jariah bagi beliau. Kami juga mendoakan agar Pak Samsudin dan Ibu diberikan kesehatan serta kemudahan dalam setiap aktivitasnya,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Gubernur Mirza menegaskan bahwa selain menjalankan pemerintahan daerah, ia juga memiliki peran sebagai perwakilan pemerintah pusat di Lampung. Sejumlah agenda nasional menjadi prioritas, termasuk lima target utama pemerintah pusat, yaitu peningkatan pendapatan per kapita, pengentasan kemiskinan, penguatan peran Indonesia di pentas dunia, peningkatan kualitas SDM, dan pengurangan emisi gas rumah kaca.
“Kami telah menyusun misi untuk lima tahun ke depan. Tentunya, kami ingin menjadikan program pemerintah pusat sebagai keunggulan dan instrumen dalam meningkatkan kualitas pembangunan di Lampung,” ujarnya.
Mirza menyadari bahwa banyak permasalahan yang harus dihadapi dan tidak bisa diselesaikan sendiri oleh Pemprov Lampung.
“Kami yakin bahwa tantangan ini tidak bisa diselesaikan hanya oleh Pemprov Lampung atau kabupaten/kota secara individu. Kita butuh kerja sama dan gotong royong dengan pemerintah pusat, kabupaten/kota, serta pemerintah desa,” jelasnya.
Ia juga optimistis bahwa pelantikan serentak ini, yang diikuti dengan serah terima jabatan di 14 kabupaten/kota se-Lampung, akan menciptakan pemerintahan yang kompak dan bersinergi.
“Kami ingin pemerintahan lima tahun ke depan berjalan selaras dengan satu cita-cita, yaitu membangun Lampung menjadi provinsi yang lebih baik,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Mirza mengingatkan bahwa pembangunan Lampung memerlukan dukungan dari berbagai pihak.
“Terima kasih, semoga Lampung ke depan menjadi lebih baik. Mohon doa agar saya dan Ibu Wagub dapat mengemban amanah ini dengan baik,” pungkasnya. (Red)







