• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Senin, 17 Agustus 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Panitia Nasional Monev SSE UM-PTKIN di UIN RIL, Layanan Ramah Difabel Jadi Sorotan

Redaksi by Redaksi
9 Juni 2026
in Lampung, Pendidikan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

BANDAR LAMPUNG Jelajah.co – Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) 2026 melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk PTKIN (UM-PTKIN) di UIN Raden Intan Lampung (RIL), Selasa (9/6/2026).

Monev yang berlangsung di Gedung ICT UIN RIL tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib, sesuai standar operasional prosedur (SOP), sekaligus mengevaluasi aspek teknis dan administratif penyelenggaraan SSE UM-PTKIN 2026.

Tim monev terdiri atas Dr. Tri Cahyanto, M.Si., dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung selaku Anggota Pokja Penjaminan Mutu dan Miftahussai’diah, M.Pd., dari UIN Raden Fatah Palembang selaku Anggota Pokja Kesekretariatan.

BACA JUGA

Oplus_16908288

Dua Bulan Berjalan, Kuasa Hukum Korban Dugaan Kekerasan Anak Minta Kapolresta Prioritaskan Perkara

14 Agustus 2026

Pasca Pembakaran Fasilitas PT BSA, Wahrul Fauzi Desak ATR/BPN Evaluasi HGU

13 Agustus 2026

Kedatangan tim diterima Kepala UPT Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD), Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan, Kepala Bagian Umum, serta tim PMB UIN RIL.

Monitoring diawali dengan koordinasi bersama panitia lokal, dilanjutkan peninjauan kesiapan SSE dan pelaksanaan ujian. Tim juga mengobservasi aspek teknis dan administrasi, berdiskusi dengan panitia lokal, serta melakukan evaluasi hasil monitoring.

Dr. Tri Cahyanto menilai pelaksanaan SSE UM-PTKIN di UIN RIL secara umum telah berjalan sesuai standar yang ditetapkan panitia pusat.

“Saya lihat berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan panitia pusat. Panitia juga sangat responsif melaksanakan SOP dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Layanan Difabel Dinilai Jadi Praktik Baik

Salah satu hal yang mendapat perhatian khusus tim monev adalah layanan ramah difabel yang diterapkan UIN RIL.

Tri mengapresiasi langkah panitia lokal yang menyediakan pendampingan dan layanan bahasa bagi peserta berkebutuhan khusus.

“Panitia juga mengoptimalkan layanan yang ramah difabel dengan memberikan layanan bahasa untuk peserta difabel. Ini praktik baik yang saya pikir bisa menjadi standar bagi seluruh penyelenggara,” katanya.

Menurut Tri, praktik baik tersebut dapat dikembangkan dan diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan UM-PTKIN di masa mendatang.

Ia menegaskan, penyelenggaraan ujian harus berorientasi pada prinsip continuous improvement atau perbaikan berkelanjutan.

“Kalau ada praktik-praktik baik yang layak dikembangkan, saya pikir harus diseminasikan,” ujarnya.

Selain mengapresiasi layanan yang telah berjalan, tim monev juga memberikan sejumlah rekomendasi untuk meningkatkan aksesibilitas ujian bagi peserta berkebutuhan khusus.

Salah satunya adalah pengembangan soal dan sistem SSE yang lebih ramah difabel. Materi ujian dapat dirancang setara (equivalent) dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta, termasuk penggunaan struktur paragraf yang lebih sederhana dan mudah dipahami.

Miftahussai’diah menambahkan, kesiapan pendamping peserta difabel juga perlu dilakukan sejak awal. Pendamping idealnya memiliki kompetensi yang relevan dengan materi ujian, terutama bahasa Arab dan bahasa Inggris.

“Kami merekomendasikan agar setiap penyelenggara menyiapkan pendamping yang menguasai bahasa Arab dan bahasa Inggris untuk membantu peserta difabel yang membutuhkan,” katanya.

Tim monev juga memberikan masukan terkait peningkatan kualitas pelayanan, fasilitas, infrastruktur, serta penguatan aspek quality assurance dalam penyelenggaraan SSE UM-PTKIN.

Hasil monitoring tersebut selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi Panitia Nasional PMB PTKIN untuk menyempurnakan penyelenggaraan UM-PTKIN pada tahun-tahun berikutnya.

UIN RIL pun tak sekadar dinilai berhasil menjalankan ujian sesuai SOP, tetapi juga menunjukkan bahwa penyelenggaraan seleksi yang inklusif dapat menjadi bagian penting dari standar mutu pendidikan tinggi keagamaan. (Rls)

Previous Post

Reni, Peserta Tunanetra UM-PTKIN di UIN RIL: “Semua Memiliki Hak yang Sama”

Next Post

PSPB UIN RIL Bekali 155 Mahasiswa dengan Asesmen Biologi Berbasis HOTS

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Warga Muara Malungai Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang, Sampaikan Protes Kondisi Jalan Rusak; PUPR Barsel Turunkan Alat Berat

8 Agustus 2026

Pemkab Barsel Pastikan Gaji PPPK Tetap Aman Ditengah Efisiensi

11 Agustus 2026

213 Pejabat Pemkab Barsel Dilantik, 111 Promosi dan 55 Mutasi

12 Agustus 2026

Ketua LPLHN Kalimantan Tengah Nanang Suhaimi Meninggal Dunia

18 Juli 2026

Haru! Nenek 91 Tahun Hadiri Upacara 17 Agustus 2026, Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Barsel

17 Agustus 2026

7 Bulan Hak Belum Dibayar, Eks Karyawan Tahan Unit Hauling Batubara di Barito Selatan

20 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.