• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Selasa, 18 Agustus 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

PSPB UIN RIL Bekali 155 Mahasiswa dengan Asesmen Biologi Berbasis HOTS

Redaksi by Redaksi
10 Juni 2026
in Lampung, Pendidikan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

BANDAR LAMPUNG Jelajah.co – Program Studi Pendidikan Biologi (PSPB) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Raden Intan Lampung (RIL) menggelar Workshop Pengembangan Instrumen Asesmen Berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam Pembelajaran Biologi, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater Lantai 2 Gedung Academic and Research Center UIN RIL tersebut diikuti dosen, mahasiswa, dan penggiat pendidikan. Sebanyak 155 mahasiswa PSPB angkatan 2023 tercatat mengikuti workshop.

Dekan FTK UIN RIL, Dr. Nanang Supriadi, M.Sc., membuka kegiatan sekaligus menekankan pentingnya penguatan kualitas pendidikan di tengah efisiensi anggaran.

BACA JUGA

Polemik Tambang Emas Way Kanan, Andi Surya Siap Fasilitasi Tambang Rakyat Dilegalkan: WPR Jadi Kunci

18 Agustus 2026
Oplus_16908288

Dua Bulan Berjalan, Kuasa Hukum Korban Dugaan Kekerasan Anak Minta Kapolresta Prioritaskan Perkara

14 Agustus 2026

Menurut Nanang, efisiensi tidak boleh mengurangi semangat sivitas akademika untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran. Terlebih, kemampuan berpikir tingkat tinggi menjadi kebutuhan penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif dan kompetitif.

“Kalau kita memiliki cita-cita Indonesia Emas 2045, maka perlu menciptakan soal-soal yang berorientasi HOTS, bukan lagi soal-soal yang biasa. Kita memiliki tanggung jawab intelektual untuk mempersiapkan itu,” ujarnya.

Ia berharap workshop tersebut tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat menjadi bekal mahasiswa dalam menyusun instrumen asesmen yang berkualitas sekaligus melatih kemampuan mereka menghadapi penyusunan tugas akhir.

Ketua Prodi Pendidikan Biologi FTK UIN RIL, Dr. Supriyadi, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus keterampilan praktis dalam menyusun instrumen penilaian.

Menurutnya, hasil workshop diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas berpikir sekaligus memperkuat keterlibatan mahasiswa melalui praktik langsung.

Workshop menghadirkan tiga narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi pendidikan.

Dr. Dina Maulina, S.Pd., M.Si., dosen Pendidikan Biologi Universitas Lampung, menyampaikan materi “Assessment dan Evaluasi Pembelajaran Biologi Berbasis HOTS.”

Narasumber lainnya, Dr. Didi Nur Jamaluddin, M.Pd., dosen Tadris Biologi Universitas Islam Negeri Kudus, hadir secara daring membawakan materi “Pengembangan Instrumen Berpikir Kreatif dan Sikap Ilmiah dalam Pembelajaran Proyek pada Materi Tumbuhan Biji.”

Sementara Haikal Alfarizi, S.Pd., praktisi guru berprestasi sekaligus alumni Pendidikan Biologi UIN RIL, membagikan best practice mengenai asesmen dan evaluasi pembelajaran biologi di sekolah.

Selain pemaparan materi, peserta mengikuti sesi tanya jawab, praktik penyusunan instrumen HOTS, diskusi, hingga presentasi hasil kerja.

Melalui workshop tersebut, PSPB UIN RIL mendorong mahasiswa tidak hanya mampu memahami konsep asesmen, tetapi juga menghasilkan instrumen pembelajaran yang mampu mengasah kemampuan analisis, kreativitas, pemecahan masalah, dan berpikir kritis peserta didik.

Dengan demikian, penguatan asesmen berbasis HOTS diharapkan menjadi bagian dari upaya menyiapkan calon pendidik biologi yang lebih adaptif terhadap tuntutan pendidikan masa depan. (Rls)

Previous Post

Panitia Nasional Monev SSE UM-PTKIN di UIN RIL, Layanan Ramah Difabel Jadi Sorotan

Next Post

Psychopreneur 2026 UIN RIL Libatkan 55 Tenan Gen Z, Padukan Bisnis dan Budaya

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Warga Muara Malungai Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang, Sampaikan Protes Kondisi Jalan Rusak; PUPR Barsel Turunkan Alat Berat

8 Agustus 2026

Pemkab Barsel Pastikan Gaji PPPK Tetap Aman Ditengah Efisiensi

11 Agustus 2026

213 Pejabat Pemkab Barsel Dilantik, 111 Promosi dan 55 Mutasi

12 Agustus 2026

Haru! Nenek 91 Tahun Hadiri Upacara 17 Agustus 2026, Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Barsel

17 Agustus 2026

Polemik Tambang Emas Way Kanan, Andi Surya Siap Fasilitasi Tambang Rakyat Dilegalkan: WPR Jadi Kunci

18 Agustus 2026

7 Bulan Hak Belum Dibayar, Eks Karyawan Tahan Unit Hauling Batubara di Barito Selatan

20 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.