LAMPUNG SELATAN, Jelajah.co — Kebutuhan akan rumah pertama yang terjangkau masih menjadi persoalan banyak keluarga muda dan masyarakat berpenghasilan rendah. Menjawab kebutuhan itu, Perumahan Serdang Indah hadir sebagai alternatif hunian dengan skema ringan, proses mudah, dan lokasi strategis di Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang.
Perumahan ini menawarkan rumah tipe 36 di atas lahan seluas 91 meter persegi, dengan konsep desain modern dan fungsional. Setiap unit dilengkapi pintu depan model kupu-kupu, pintu samping, carport depan yang luas, serta sisa tanah di bagian belakang yang cukup lebar.
Ruang belakang tersebut dinilai fleksibel untuk pengembangan hunian ke depan, seperti penambahan dapur, ruang keluarga, atau kebutuhan lain sesuai perkembangan keluarga penghuni.
Pihak pengembang menyebutkan, Perumahan Serdang Indah dirancang untuk menjawab kendala utama masyarakat dalam memiliki rumah, khususnya biaya awal dan kerumitan administrasi. Melalui skema yang ditawarkan, calon pembeli mendapatkan kemudahan berupa bantuan uang muka (DP), percepatan proses pemberkasan, serta pendampingan hingga tahap akad kredit.
Untuk harga, rumah di Perumahan Serdang Indah dipasarkan senilai Rp166.500.000, dengan skema akad pinjaman bank sebesar Rp160.500.000. Sejumlah biaya awal, seperti DP, notaris, dan biaya akad, diklaim ditanggung oleh pengembang, termasuk dukungan holding angsuran bagi calon pembeli.
Menariknya, persyaratan awal yang dibutuhkan relatif sederhana. Calon pembeli cukup menyiapkan materai sekitar 40 lembar serta saldo rekening Rp500 ribu sebagai bagian dari proses administrasi awal.
Dengan lingkungan yang mulai berkembang, akses yang mendukung kawasan Tanjung Bintang, serta konsep hunian yang memungkinkan pengembangan jangka panjang, Perumahan Serdang Indah diharapkan menjadi solusi rumah layak, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Lampung.
Redaksi Jelajah.co mencatat, tingginya minat terhadap perumahan dengan skema ringan seperti ini menunjukkan masih besarnya kebutuhan rumah pertama, terutama di wilayah penyangga Kota Bandar Lampung.







