PALANGKA RAYA, Jelajah.co – Pembangunan Gereja Maranatha di Jalan Diponegoro, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mencapai sekitar 90 persen. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menargetkan pembangunan rumah ibadah tersebut rampung dan diresmikan pada Desember 2026.
Agustiar menekankan pentingnya koordinasi seluruh pihak untuk menuntaskan pekerjaan yang tersisa sesuai jadwal, dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi dan keamanan bangunan.
“Dengan progres pembangunan yang sudah mencapai sekitar 90 persen, kita berharap pekerjaan yang tersisa dapat segera dituntaskan. Targetnya, pada Desember 2026 Gereja Maranatha ini sudah bisa diresmikan. Karena itu, mari kita kawal bersama penyelesaiannya agar hasilnya baik dan dapat dimanfaatkan oleh umat,” ujar Agustiar.
Penyelesaian pembangunan Gereja Maranatha diharapkan dapat menyediakan fasilitas ibadah yang lebih nyaman bagi umat Kristiani, sekaligus mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan dan mempererat persaudaraan antarjemaat.
Di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah, keberadaan rumah ibadah yang memadai juga menjadi bagian dari upaya menjaga kehidupan beragama yang harmonis, dengan mengedepankan toleransi dan sikap saling menghormati.
Sebelum diresmikan dan digunakan sepenuhnya, penyelesaian pekerjaan perlu diikuti pemeriksaan kualitas konstruksi serta kelengkapan fasilitas untuk memastikan bangunan memenuhi aspek keamanan dan kebutuhan pengguna.
Dengan progres yang dilaporkan telah mencapai 90 persen, penyelesaian Gereja Maranatha kini memasuki tahap akhir. Target peresmian pada Desember 2026 diharapkan dapat terealisasi sehingga rumah ibadah tersebut segera dimanfaatkan oleh umat. (Rachmi)








