• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Rabu, 4 Februari 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Ramadhan, Bulan yang Tepat untuk Muhasabah

Redaksi by Redaksi
6 Maret 2025
in Lampung, Sudut Pandang
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Junaidi Jamsari, (Wakil Ketua Tanfidzinh PWNU Lampung)

Bulan suci Ramadhan merupakan momentum yang sangat istimewa untuk kita bermuhasabah atas segala peristiwa.

Karenanya pada bulan yang penuh berkah ini, kita sebagai umat Muslim diharapkan dapat membersihkan jiwa dari dosa dan perbuatan tercela, seperti berbohong, zalim, korupsi, dan berbagai bentuk tindakan yang buruk.

BACA JUGA

Cut habibi (Sekretaris DPD AWPI Provinsi Lampung)

Makan Gratis dan Tanggung Jawab yang Selalu Menguap

3 Februari 2026

Bersinergi dengan Honda, Karang Taruna Way Urang Gelar Servis Motor Gratis

2 Februari 2026

Hal ini bertujuan untuk mencapai makrifat dalam hidup, atau mencapai hidup yang lebih bermakna. Imam An-Nawawi, dalam kitabnya Al-adkar menjelaskan, bahwa pada bulan Ramadhan ini pahala ibadah manusia akan dilipatgandakan sesuai jerih payah dan spiritualitas yang mereka jalani.

Rasulullah saw bersabda yang diriwayatkan oleh Ahmad, “Puasa itu untuk-Ku, dan Aku sendiri yang memberinya pahala”.

Puasa adalah tameng yang dijadikan tempat perlindungan seorang hamba dari neraka.

Bahkan Rasulullah saw bersabda yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bahwa  “Puasa itu adalah perisai selama ia (manusia) tidak melubanginya”.

Pernyataan ini menegaskan bahwa puasa adalah benteng pertahanan yang kuat bagi seorang Muslim dari buruknya pengaruh syahwat. Maka dari itu, puasa bagi seorang Muslim hakikatnya merupakan benteng dari berbagai perbuatan keji dan mungkar.

Oleh karena itu, patut disyukuri bahwa kita telah dipanjangkan usia, serta dianugerahi hidup yang sehat, sehingga bisa bertemu kembali dengan bulan suci Ramadhan, dan insya Allah dapat merayakan idhul fitri 1446 H/2025 M. Kita harus ingat bahwa kita tinggal dunia itu sementara, dan pada saatnya akan kembali juga kepada Allah.

Allah swt telah mengingatkan hal itu dalam Al-Qur’an surat Al-Ashr ayat 1-3.

Pepatah Arab juga mengatakan Al-waktu kas saef, “waktu itu seperti pedang” yang akan memotong-motong umur manusia. Maka sudah sepatutnya bagi kita, untuk merefleksikan dan renungkan kembali apa tujuan hidup itu.

Puasa Ramadhan merupakan jalan yang akan membimbing menuju kesempurnaan hidup kita, menuju derajat yang mulia, menuju kematangan spiritual dan menuju kenikmatan dalam ibadah.

Imam Ghazali, dalam kitabnya Minhajul Abidin, menjelaskan bahwa puasa Ramadhan merupakan jihad yang sebenarnya, yakni melawan hawa nafsu dari tindakan yang dapat merugikan diri kita maupun bagi kehidupan orang lain.

Puasa mendidik kita untuk menghindari diri dari nafsu yang tidak pernah merasa kenyang.

Menyikapi hal tersebut, Muhammad Nawawi bin ‘Umar Al-Jawi (Muhammad Nawawi Al-Bantani) Nashaihul Ibad, mengatakan ada delapan hal yang tidak pernah kenyang dari delapan hal yaitu:

  • Mata tidak akan pernah kenyang dari memandang;
  • Bumi tidak akan pernah kenyang dari menerima hujan;
  • Wanita tidak akan pernah kenyang dari laki-laki;
  • Ulama tidak akan pernah kenyang dari menuntut ilmu;
  • Pengemis tidak akan pernah kenyang dari meminta-minta;
  • Orang serakah tidak akan pernah kenyang dari mengumpulkan harta benda;
  • Lautan tidak akan perah kenyang dari menampung air; dan
  • Api tidak akan pernah kenyang dari memakan kayu bakar.

Semoga pada bulan yang bertabur berkah ini bisa membersihkan bathin kita dari segala aspek kehidupan yang menyimpang.

Previous Post

DPRD Bandar Lampung Himbau Dinas PU Segera Anggarkan Perawatan Jalan

Next Post

Satgas Penertiban Bangunan Bandar Lampung Awasi Bangunan di Atas Aliran Sungai Pasca Banjir

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Parkiran Apartemen Tokyo PIK 2 Terendam Banjir, Klaim ‘Anti Banjir’ Jebol Bikin Saham PANI Anjlok Hampir 6 Persen

13 Januari 2026

Serukan Penolakan BUP Luar, Warga Adat Kalahien Gelar Aksi di Jembatan Barito: “Kami Siap Melawan”

19 Januari 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025

Hampir Setahun Memimpin, Aktivis Nilai Kinerja Bupati Lampung Utara Jauh dari Janji Kampanye

12 Januari 2026

Bersinergi dengan Honda, Karang Taruna Way Urang Gelar Servis Motor Gratis

2 Februari 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.