• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Minggu, 8 Maret 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Tanah Adat Suku Lawang Taji Diduga Dikuasai, Penyimbang MBPBR Lapor ke Polisi

Redaksi by Redaksi
23 April 2025
in Lampung, Pemerintahan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Way Kanan, Jelajah.co – Penyimbang Marga Buay Pemuka Bangsa Raja (MBPBR) Suku Lawang Taji di Kampung Negeri Besar, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, melaporkan dugaan penyerobotan tanah adat ke Polres setempat.

Laporan tersebut disampaikan Edy Setiawan, S.Kom, yang bergelar Sutan Raja Mula Jadi, atas dugaan penguasaan lahan adat seluas ±2.000 hektare oleh puluhan oknum masyarakat. Tanah itu terletak di Pematang Negara Ratu, Kampung Kaliawi, dan merupakan bagian dari petanggan atau wilayah adat milik Suku Lawang Taji.

“Klien kami melaporkan dugaan penyerobotan tanah adat yang dilakukan oleh beberapa oknum masyarakat berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan/Pengaduan Nomor: 40, tanggal 23 April 2025,” jelas Gindha Ansori Wayka, kuasa hukum Edy Setiawan saat dikonfirmasi di Polres Way Kanan, Rabu (23/04/2025).

BACA JUGA

Program Kampus Ramadan XV UIN Raden Intan Lampung Resmi Ditutup pada Malam Nuzulul Quran

7 Maret 2026

Banjir Bandar Lampung: Empat Periode Kekuasaan, Masalah yang Sama

7 Maret 2026

Gindha menjelaskan, lahan adat tersebut semestinya dikelola oleh lebih dari 400 masyarakat adat Suku Lawang Taji. Namun saat ini, sebagian besar tanah telah dikuasai dan diperjualbelikan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.

“Mereka membeli tanah ini padahal tahu itu tanah adat, bukan tanah milik perseorangan. Jadi bagaimana bisa dikatakan sebagai pembeli yang beritikad baik?” tegas Gindha.

Ia menambahkan, proses jual beli tanah yang terjadi diduga menggunakan alas hak yang cacat secara hukum, karena bukan berasal dari pemilik sah tanah adat. Peralihan kepemilikan tersebut berpotensi melanggar hukum dan merugikan masyarakat adat.

Sebagai informasi, Marga Buay Pemuka Bangsa Raja (MBPBR) terdiri dari 17 suku peyimbang adat, di antaranya Suku Lawang Taji, Suku Kratun, Suku Bandar, Suku Mahligai, Suku Langgar Agung, dan lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak yang dilaporkan. (Red)

Previous Post

Plt Bupati Ayu Asalasiyah Sambut Baik Audiensi Pengurus PWI Way Kanan

Next Post

PMII Bandar Lampung Gelar PKL, Cetak Pemimpin Muda Daerah

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

ALAK Soroti Dugaan Manipulasi Anggaran dan Mark Up Pengadaan di Puskesmas Pringsewu

6 Maret 2026
Oplus_16908288

BUMDes Kilu Andan Disorot, Dugaan Bagi Hasil dan Nepotisme Mengemuka

6 Februari 2026

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025

Diduga Ditipu Oknum UPTD LH, Warga Bekasi Selatan Kehilangan Rp5 Juta Demi Janji Jadi PHL

18 Februari 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.