• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Kamis, 20 Agustus 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Tanah Adat Suku Lawang Taji Diduga Dikuasai, Penyimbang MBPBR Lapor ke Polisi

Redaksi by Redaksi
23 April 2025
in Lampung, Pemerintahan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Way Kanan, Jelajah.co – Penyimbang Marga Buay Pemuka Bangsa Raja (MBPBR) Suku Lawang Taji di Kampung Negeri Besar, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, melaporkan dugaan penyerobotan tanah adat ke Polres setempat.

Laporan tersebut disampaikan Edy Setiawan, S.Kom, yang bergelar Sutan Raja Mula Jadi, atas dugaan penguasaan lahan adat seluas ±2.000 hektare oleh puluhan oknum masyarakat. Tanah itu terletak di Pematang Negara Ratu, Kampung Kaliawi, dan merupakan bagian dari petanggan atau wilayah adat milik Suku Lawang Taji.

“Klien kami melaporkan dugaan penyerobotan tanah adat yang dilakukan oleh beberapa oknum masyarakat berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan/Pengaduan Nomor: 40, tanggal 23 April 2025,” jelas Gindha Ansori Wayka, kuasa hukum Edy Setiawan saat dikonfirmasi di Polres Way Kanan, Rabu (23/04/2025).

BACA JUGA

ALAM BAKA Siapkan Laporan Resmi ke Kejagung soal Dugaan Mafia Tanah Register 41, 42 dan 46

19 Agustus 2026

HUT ke-27 Lampung Timur, DPRD Dorong Sinergi Percepat Pembangunan Daerah

19 Agustus 2026

Gindha menjelaskan, lahan adat tersebut semestinya dikelola oleh lebih dari 400 masyarakat adat Suku Lawang Taji. Namun saat ini, sebagian besar tanah telah dikuasai dan diperjualbelikan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.

“Mereka membeli tanah ini padahal tahu itu tanah adat, bukan tanah milik perseorangan. Jadi bagaimana bisa dikatakan sebagai pembeli yang beritikad baik?” tegas Gindha.

Ia menambahkan, proses jual beli tanah yang terjadi diduga menggunakan alas hak yang cacat secara hukum, karena bukan berasal dari pemilik sah tanah adat. Peralihan kepemilikan tersebut berpotensi melanggar hukum dan merugikan masyarakat adat.

Sebagai informasi, Marga Buay Pemuka Bangsa Raja (MBPBR) terdiri dari 17 suku peyimbang adat, di antaranya Suku Lawang Taji, Suku Kratun, Suku Bandar, Suku Mahligai, Suku Langgar Agung, dan lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak yang dilaporkan. (Red)

Previous Post

Plt Bupati Ayu Asalasiyah Sambut Baik Audiensi Pengurus PWI Way Kanan

Next Post

PMII Bandar Lampung Gelar PKL, Cetak Pemimpin Muda Daerah

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Warga Muara Malungai Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang, Sampaikan Protes Kondisi Jalan Rusak; PUPR Barsel Turunkan Alat Berat

8 Agustus 2026

Pemkab Barsel Pastikan Gaji PPPK Tetap Aman Ditengah Efisiensi

11 Agustus 2026

213 Pejabat Pemkab Barsel Dilantik, 111 Promosi dan 55 Mutasi

12 Agustus 2026

Haru! Nenek 91 Tahun Hadiri Upacara 17 Agustus 2026, Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Barsel

17 Agustus 2026

Polemik Tambang Emas Way Kanan, Andi Surya Siap Fasilitasi Tambang Rakyat Dilegalkan: WPR Jadi Kunci

18 Agustus 2026

Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah di Tabak Kanilan, Diduga Akibat Truk Sawit Bertonase Tinggi

30 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.