BUNTOK, Jelajah.co — Tiga siswi SMAN 1 Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, berhasil menembus Final Nasional Avicenna Medical Science Award (AVIMSA) 2026 yang akan digelar di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin.
Ketiganya yakni Putri Alisa Anugraini (XII-1), Michellia Putri Ezra Yola (XI Merdeka 1), dan Tarynawei Sintani Adelia Linjar (XI Merdeka 6).
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, Dr. Manat Simanjuntak, SH., S.Pd., M.Pd.
Tim SMAN 1 Buntok berhasil meraih peringkat pertama nilai tertinggi Region 2 yang meliputi Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur, dengan torehan 450 poin.
Dari empat tim SMAN 1 Buntok yang mengikuti seleksi, satu tim yang beranggotakan tiga siswi tersebut berhasil lolos 30 besar nasional sekaligus menjadi wakil Provinsi Kalimantan Tengah.
“Ini sangat membanggakan. Saya selaku Kadisdik Barsel sangat terharu dan bangga. Anak-anak kita dari Buntok mampu bersaing di level regional, bahkan melampaui sekolah-sekolah besar di Palangka Raya dan Kalimantan Barat. Ini bukti kualitas SDM dan pendidikan di Barito Selatan tidak kalah,” ujar Manat saat ditemui, Jumat (25/9/2026).
Disdik Barsel Beri Dukungan Penuh
Manat memastikan Dinas Pendidikan Barito Selatan memberikan dukungan terhadap keberangkatan ketiga siswi tersebut ke Banjarmasin.
Menurutnya, dukungan diberikan baik dalam bentuk motivasi maupun dukungan kedinasan. Kebutuhan tim terkait transportasi dan pendaftaran juga menjadi perhatian.
“Kami mendukung 100 persen. Baik secara moril, motivasi, maupun secara kedinasan. Kami mengetahui mereka membutuhkan bantuan dana untuk transportasi dan pendaftaran, ini akan menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.
Menjelang keberangkatan, Manat juga berpesan agar ketiga siswi tersebut tidak terbebani saat menghadapi persaingan di tingkat nasional.
“Anak-anakku Putri Alisa, Michellia dan Tarynawei, kalian sudah menjadi juara bagi Barito Selatan. Jangan minder, jangan grogi. Kalian berangkat membawa nama baik SMAN 1 Buntok, membawa nama baik Kabupaten Barito Selatan, dan membawa nama baik Provinsi Kalimantan Tengah,” pesannya.
Ia meminta ketiganya menjaga kesehatan, kekompakan dan fokus selama mengikuti kompetisi.
“Jaga kesehatan, jaga kekompakan tim, jaga fokus. Tunjukkan bahwa anak Barsel itu pintar, cerdas, berkarakter dan mampu bersaing di level nasional,” lanjut Manat.
Menurutnya, apapun hasil yang diraih nantinya, keberhasilan menembus final nasional sudah menjadi pencapaian yang membanggakan bagi Barito Selatan.
“Apapun hasilnya nanti di Banjarmasin, kalian sudah mengharumkan nama kabupaten kita. Doa kami dari Dinas Pendidikan dan seluruh masyarakat Barsel menyertai kalian. Semoga sukses dan kelak menjadi dokter-dokter masa depan dari Barito Selatan,” ujarnya.
Manat juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMAN 1 Buntok H. Miftakhul Huda, S.Pd., MM, para guru pembina serta orang tua para siswi yang telah mendukung proses pembinaan hingga mencapai tahap nasional.
“Ini adalah hasil sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah. Semoga ini menjadi pemicu dan motivasi bagi SMA-SMA lain di Barsel untuk terus berprestasi,” pungkasnya. (Abeh)







