• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Minggu, 22 Maret 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Jakarta

Triga Rakyat Lampung Desak Ukur Ulang HGU PT SGC, Ultimatum untuk Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Redaksi by Redaksi
25 Agustus 2025
in Jakarta, Pemerintahan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Jelajah.co – Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Triga Rakyat Lampung mendatangi kantor Kementerian ATR/BPN, Senin (25/8/2025), dengan satu tuntutan tegas: negara harus menegakkan keadilan agraria melalui pengukuran ulang seluruh lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT Sugar Group Companies (SGC) di Lampung.

Gelombang suara yang datang dari DPP Akar Lampung, DPP Pematank, dan DPP Keramat bukan sekadar keluhan teknis. Mereka membawa pesan politik yang tajam: negara jangan tunduk pada korporasi. Putusan RDP/RDPU DPR RI tanggal 19 Juli 2025 jelas, ukur ulang lahan SGC. Namun, hingga kini, kementerian dianggap berlarut-larut dan justru melindungi kepentingan perusahaan.

“Putusan DPR itu bukan kertas kosong, itu amanah rakyat,” tegas Ketua DPP Akar Lampung, Indra Musta’in. Ia menyebut alasan teknis maupun anggaran yang diulang-ulang oleh pemerintah sebagai bentuk pengkhianatan terhadap rakyat.

BACA JUGA

Volume Arus Mudik Meningkat, Polri Pastikan Lalu Lintas Tetap Terkendali

20 Maret 2026

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Diberangkatkan, Lebih dari 116 ibu Pemudik Nikmati Mudik Nyaman Bersama

18 Maret 2026

Nada lebih keras datang dari Ketua DPP Pematank, Suadi Romli. Ia menuding langsung Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sebagai biang ketidakjelasan. “Kalau Menteri tidak mampu jalankan amanah ini, lebih baik mundur. Jabatan itu bukan hadiah untuk duduk manis. Kami beri ultimatum, jika tidak ada sikap tegas, kami akan aksi setiap hari di ATR/BPN dan Istana Negara,” ujarnya.

Namun jawaban yang diberikan perwakilan ATR/BPN, Subag Bidang HGU Abdurrahman, justru mempertebal kekecewaan massa. Ia menyebut verifikasi dan identifikasi sudah dilakukan, tetapi perintah ukur ulang belum turun. Permintaan aktivis untuk membuka dokumen inventarisasi ditolak. “Seolah dokumen itu seperti kitab suci yang disembunyikan, tidak boleh diakses rakyat,” sindir Indra.

Ketua DPP Keramat Lampung, Sudirman Dewa, menilai sikap ATR/BPN semakin menegaskan bahwa negara berpihak pada korporasi. “Kalau ini dibiarkan, jelas negara ikut serta membiarkan perusahaan merugikan rakyat,” katanya.

Tak puas di Kementerian ATR/BPN, massa Triga melanjutkan langkah ke Kejaksaan Agung RI. Di sana, tuntutan diperluas: mendesak pengusutan dugaan praktik suap Rp70 miliar yang melibatkan petinggi SGC dengan oknum jaksa Mahkamah Agung Zarof Ricar, serta indikasi pengemplangan pajak hingga Rp20 triliun. Mereka juga menuding adanya manipulasi data luas lahan dan praktik perampasan tanah di berbagai kecamatan di Lampung.

“Negara kehilangan triliunan, rakyat kehilangan tanahnya, tapi negara justru diam. Ini bukan sekadar kelalaian, ini sudah kejahatan sistematis,” teriak orator Novianto.

Bagi massa Triga, pertanyaan yang diajukan sederhana namun menguji keberpihakan negara: apakah Menteri ATR/BPN Nusron Wahid berdiri di sisi rakyat atau korporasi? Dan apakah Presiden Prabowo Subianto berani menegakkan kedaulatan agraria atau tunduk pada kekuasaan oligarki?

Bagi mereka, konflik lahan SGC bukan sekadar sengketa lokal, melainkan cermin pertaruhan besar: apakah negara masih berpihak kepada rakyat atau sudah sepenuhnya dikuasai kepentingan korporasi. (Red)

Previous Post

Dikembalikan ke Kursi Lama: Kisah Seorang Pejabat Perikanan yang Tenang Meski Tersisih

Next Post

BRI Kanca Pringsewu Dukung Langkah Kejari, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance to Fraud

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Berkah Ramadan, HKSL Lampung Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Santunan dan Buka Puasa Bersama

8 Maret 2026

ALAK Soroti Dugaan Manipulasi Anggaran dan Mark Up Pengadaan di Puskesmas Pringsewu

6 Maret 2026

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

Lebaran: Antara Iklan Sirup dan Realita yang ‘Pixelated’

13 Maret 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Parkiran Apartemen Tokyo PIK 2 Terendam Banjir, Klaim ‘Anti Banjir’ Jebol Bikin Saham PANI Anjlok Hampir 6 Persen

13 Januari 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.