• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Minggu, 9 Agustus 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Kalteng

Warga Muara Malungai Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang, Sampaikan Protes Kondisi Jalan Rusak; PUPR Barsel Turunkan Alat Berat

Redaksi by Redaksi
8 Agustus 2026
in Kalteng
A A
Share on FacebookShare on Twitter

BARITO SELATAN, Jelajah.co – Aksi seorang warga Desa Muara Malungai, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA), Kabupaten Barito Selatan, yang mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang menjadi perhatian publik. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes damai terhadap kondisi infrastruktur jalan desa yang dinilai belum mendapat penanganan memadai.

Warga tersebut, Ahmad Riyadi, menjelaskan bahwa pengibaran bendera setengah tiang bukan dimaksudkan untuk melecehkan simbol negara ataupun mengurangi penghormatan terhadap jasa para pahlawan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Saya ingin menegaskan bahwa tindakan ini sama sekali bukan bentuk pelecehan ataupun karena saya tidak tahu cara menghormati para pejuang kemerdekaan. Ini adalah bentuk protes moral dan jeritan nurani karena kami merasa keadilan sosial dan pemerataan pembangunan belum sepenuhnya dirasakan masyarakat desa kami,” ujar Ahmad Riyadi, Sabtu (8/8/2026).

BACA JUGA

Mediasi Keempat PT MUTU dan Keluarga Yupelis Kembali Buntu, Managemen PT Tinggalkan Rapat Tanpa Pamit

8 Agustus 2026

HUT ke-24 Barito Timur, Sekda Kalteng Ajak Perkuat Sinergi Budaya dan Tolak Narkoba

8 Agustus 2026

Menurutnya, warga Desa Muara Malungai selama bertahun-tahun menghadapi kondisi jalan yang rusak parah sehingga menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menyebut wilayah tersebut merupakan sentra penghasil komoditas seperti karet, jagung, pisang, dan rotan. Namun, kerusakan jalan yang telah berlangsung sekitar empat hingga lima tahun membuat kendaraan pengangkut hasil pertanian kesulitan melintas.

“Kami hanya meminta jalan desa yang layak sesuai semangat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Semoga para pemimpin mendengar jeritan masyarakat dan segera mewujudkan pembangunan jalan yang selama ini kami nantikan,” katanya.

Sempat Klarifikasi Konten Viral

Sebelumnya, Ahmad Riyadi juga sempat menjadi perhatian setelah mengunggah foto ambulans yang amblas akibat kondisi jalan menuju Desa Muara Malungai. Konten tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Atas unggahan tersebut, Camat Gunung Bintang Awai, Armadi, S.T., M.M., memanggil Kepala Desa Muara Malungai, Ketua BPD, serta Ahmad Riyadi untuk melakukan klarifikasi. Pertemuan tersebut turut disaksikan unsur Pemerintah Desa, Kapolsek GBA, dan Koramil GBA.

Ahmad Riyadi mengaku telah menyampaikan permohonan maaf apabila unggahannya menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

PUPR Turunkan Alat Berat

Menanggapi keluhan masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Selatan menyatakan telah mulai melakukan penanganan terhadap ruas jalan yang dikeluhkan warga.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Barito Selatan, Ir. Rio Irakama Narang, S.T., M.T., mengatakan pihaknya telah menurunkan sejumlah alat berat ke lokasi.

“Tim Bina Marga sudah berada di lapangan. Hari ini grader mulai bekerja dan besok alat vibro akan masuk. Penanganan dilakukan melalui dana rutin pemeliharaan jalan karena saat ini anggaran daerah masih mengalami efisiensi dan belum ada dukungan anggaran dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Menurut Rio, perbaikan dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat terkait kondisi jalan yang viral di media sosial.

Pemerintah berharap penanganan tersebut dapat memperlancar akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas perekonomian warga Desa Muara Malungai dan sekitarnya. (Abeh)

Previous Post

Ketua KADIN Kota Bekasi Qadar Ruslan Siregar Hadiri Indonesia Franchise & Partnership Summit 2026, Dorong Pelaku Usaha Bekasi Tumbuh Melalui Sistem Waralaba

Next Post

Di Balik Tembok Pabrik: Potret Perjuangan Warga Hajimena Gerden Mencari Udara Bersih

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Tikam Sepupu Saat Ritual Adat Wara, Pria di Barsel Diamankan Polisi

12 Juli 2026

HUT ke-67, Pemkab Barsel Fokus pada Kegiatan Sederhana

13 Juli 2026

Kodim 1012/Buntok Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Aset PT AC, Satu Paket Diduga Sabu Turut Disita

14 Juli 2026

Ketua LPLHN Kalimantan Tengah Nanang Suhaimi Meninggal Dunia

18 Juli 2026

7 Bulan Hak Belum Dibayar, Eks Karyawan Tahan Unit Hauling Batubara di Barito Selatan

20 Juli 2026

Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah di Tabak Kanilan, Diduga Akibat Truk Sawit Bertonase Tinggi

30 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.