TASIKMALAYA, Jelajah.co — Lembaga AcehAgri yang bergerak di bidang pertanian organik, agrowisata, agroforestri, dan Eduagroforest Techno Park mengikuti rangkaian Konferensi Organik Indonesia 2026 dan Rapat Umum Anggota (RUA) IX Aliansi Organis Indonesia (AOI) di Jawa Barat, 12–16 Oktober 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Farmers Goes to School di Universitas Siliwangi, Tasikmalaya, pada 12 Oktober, konferensi organik Indonesia, serta RUA IX AOI yang dijadwalkan berlangsung pada 14–16 Oktober 2026 di Hotel Grand Mutiara, Pangandaran.
Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi organisasi petani, lembaga swadaya masyarakat, pelaku usaha, dan pegiat pertanian organik untuk memperkuat kolaborasi sekaligus mendorong pengembangan sistem pertanian yang berkelanjutan dan berkeadilan.
AOI merupakan organisasi masyarakat sipil yang berdiri sejak 2002. Organisasi ini menghimpun berbagai pihak yang bergerak dalam pengembangan pertanian organik, mulai dari tingkat akar rumput hingga advokasi kebijakan dan perdagangan.
AOI mengusung visi mewujudkan kedaulatan petani, kehidupan masyarakat Indonesia yang organis, serta keseimbangan lingkungan. Misinya mencakup perlindungan petani, pengembangan pertanian organik dan perdagangan yang adil, layanan penjaminan mutu organik, serta pengembangan layanan publik di sektor pertanian organik.
Bagi AcehAgri, partisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring dan bertukar pengalaman mengenai pengembangan pertanian organik, agroforestri, serta model edukasi dan wisata berbasis pertanian.
Sementara itu, RUA IX AOI menjadi forum tertinggi organisasi untuk menentukan arah gerakan dan kebijakan organisasi ke depan. Pelaksanaannya juga bertujuan memperkuat konsolidasi anggota dan mempromosikan pertanian organik sebagai salah satu jalan menuju sistem pertanian Indonesia yang lebih berkeadilan.
Sejumlah agenda penting dijadwalkan dalam RUA tersebut, antara lain penetapan statuta, pengesahan Garis Besar Haluan Program (GBHP), pembahasan laporan pertanggungjawaban Dewan Perwakilan Anggota (DPA), serta pemilihan dan pengesahan kepengurusan DPA.
RUA IX AOI dilaksanakan secara hibrida, yakni melalui kehadiran langsung dan partisipasi daring, agar anggota dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan organisasi.
Keikutsertaan AcehAgri dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan dan kerja sama antarpelaku pertanian organik, sekaligus membuka peluang pengembangan program pertanian berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat.(Mti)








