BUNTOK, Jelajah.co — Polres Barito Selatan menggelar penyambutan Kapolres Barito Selatan yang baru, AKBP Eko Mardianto, S.I.K., M.H., beserta istri di Mapolres Barito Selatan, Jumat (11/9/2026).
AKBP Eko Mardianto menggantikan AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H., yang mendapat promosi sebagai Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah.
Serah terima jabatan telah dilaksanakan di Mapolda Kalimantan Tengah pada Rabu (9/9/2026). Sebelum menjabat Kapolres Barito Selatan, Eko Mardianto bertugas sebagai Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Kalimantan Tengah.
Penyambutan dihadiri Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri beserta istri, Wakil Bupati Khristianto Yudha, Pj Sekda Barito Selatan Ita Minarni, Ketua DPRD Barito Selatan H.M. Farid Yusran, Kajari Barito Selatan, Ketua Pengadilan Negeri Barito Selatan, perwakilan Dandim 1012/Buntok, serta jajaran Polres Barito Selatan.
Rangkaian penyambutan diawali dengan pengalungan bunga, dilanjutkan prosesi adat potong pantan dan pedang pora di halaman Mapolres Barito Selatan.
Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolres baru dan berharap sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian terus terjaga.
“Selamat datang di Barsel, Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus. Semoga Kapolres baru dapat menjalankan tugas dengan paripurna,” kata Eddy.
Sementara itu, AKBP Jecson R. Hutapea mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian penyambutan Kapolres baru sekaligus pelepasan dirinya untuk menjalankan tugas baru sebagai Wadir Lantas Polda Kalimantan Tengah.
Kapolres Barito Selatan AKBP Eko Mardianto menyatakan siap melanjutkan program yang telah berjalan.
Ia mengatakan penanganan kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu fokus awal kepolisian saat ini.
“Saat ini fokus kami adalah penanganan kebakaran hutan dan lahan. Jadi kita bersama-sama memadamkan api,” tegas Eko.
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berharap sinergi dengan Polres Barito Selatan semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menangani berbagai persoalan di daerah. (Abeh)








