• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Senin, 2 November 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Kalteng

1.524 Penerima Bansos di Barsel Dihentikan, Dinsos Minta KPM Lakukan Klarifikasi

Redaksi by Redaksi
11 September 2026
in Kalteng
A A
Share on FacebookShare on Twitter

BARITO SELATAN, Jelajah.co — Sebanyak 1.524 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, dihentikan penyalurannya oleh Kementerian Sosial RI setelah dilakukan pemadanan data terkait indikasi aktivitas judi online.

Kepala Dinas Sosial Barito Selatan, Syahdani, S.Pd., mengatakan penerima yang terdampak terdiri dari peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Sembako.

“Dari 1.524 KPM yang terdiri dari penerima bansos PKH dan Sembako BPNT otomatis diputuskan oleh Kementerian Sosial RI sampai waktu yang belum ditentukan,” kata Syahdani.

BACA JUGA

Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Dusun Bambaler, Warga Desak Pemkab Barsel Bangun Sumur Bor

2 November 2026

Data Desil 5, Penyandang Disabilitas di Kalahien Tak Lagi Terima PKH, Kadinsos Barsel Turun Langsung

2 November 2026

Menurutnya, kebijakan tersebut berlaku apabila dalam satu Kartu Keluarga penerima bansos ditemukan individu yang terindikasi melakukan transaksi atau aktivitas judi online.

Kemensos, kata dia, telah menyampaikan daftar KPM yang terindikasi, termasuk informasi mengenai jenis rekening dan nomor telepon yang digunakan.

Dinsos Barito Selatan kemudian meneruskan daftar tersebut kepada pemerintah desa dan kelurahan untuk disampaikan kepada masyarakat sekaligus dilakukan verifikasi.

“Kami juga meminta pemerintah desa/kelurahan untuk membantu warganya melakukan ‘Klarifikasi Bansos’ pada aplikasi SIKS-NG desa/kelurahan,” ujarnya.

KPM yang merasa keberatan atau tidak melakukan aktivitas judi online diminta melakukan klarifikasi dengan melengkapi sejumlah dokumen, yakni berita acara sanggahan judi online, surat pernyataan berhenti judi online, surat keterangan penutupan rekening dari bank atau e-wallet, bukti penutupan akun e-wallet dari email layanan pelanggan, serta foto rumah tampak depan.

Dinsos Barito Selatan menegaskan status “terindikasi” tidak berarti seseorang telah terbukti melakukan tindak pidana.

Data tersebut digunakan sebagai dasar untuk proses verifikasi dan evaluasi ulang terhadap kelayakan penerima bantuan.

“Sampai saat ini KPM yang sudah melakukan Klarifikasi Bansos sebanyak 47 orang,” kata Syahdani.

Pemerintah daerah meminta masyarakat yang merasa tidak melakukan aktivitas judi online segera menyampaikan klarifikasi melalui pemerintah desa atau kelurahan agar status penerimaannya dapat dievaluasi kembali oleh Kementerian Sosial. (Abeh)

Previous Post

AKBP Eko Mardianto Disambut di Barsel, Karhutla Jadi Fokus Awal

Next Post

Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dan USD 166 Ribu dalam Kasus Dugaan Korupsi Lahan Inhutani V Lampung

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

ASN Barsel Diminta Segera Pindah KTP, BKPSDM Ingatkan Batas Akhir Oktober

4 Oktober 2026

UIN RIL Nobatkan Duta Raden Intan 2026

2 Mei 2026

Tapis dan Piil Pesenggiri: Menjahit Masa Lalu untuk Masa Depan Lampung

11 Agustus 2025

Berkedok Wahana Anak, Gelper di Batam Diduga Jadi Arena Judi

13 Maret 2026

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

Disdik Barito Selatan Luncurkan Link Aduan Pendidikan, Pengelolaan Dana BOS hingga PIP Jadi Sorotan

12 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.