Tabalong, Jelajah.co – Aktivis Lingkungan Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Bang Amir merasa kecewa kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong akibat lambannya penanganan dan jawaban terkait surat yang pihaknya layangkan tanggal 6 Agustus 2026.
Bang Amir pada media Jelajah.co di Tabalong, Jumat (14/8/2026) usai silaturahmi sekaligus mempertanyakan tindak lanjut surat yang mereka sampaikan merasa sangat kecewa terhadap lambannya penanganan kasus lingkungan yang ia laporkan ke DLH Tabalong.
“Atas lambannya penanganan dan jawaban dari DLH Kabupaten Tabalong terkait surat yang kami sampaikan terkait dugaan pencemaran sungai Tabalong, yang diduga dari aktivitas PETI di Desa Dambung kami sangat kecewa ” ujar Bang Amir.
Ia juga menjelaskan terkait apa yang mereka sampaikan ke DLH karena adanya keluhan warga di sepanjang bantaran sungai Tabalong, dan selaku aktivis lingkungan merasa turut bertanggungjawab terhadap kelestarian alam, dan ini murni tidak ada sponsor, tidak ada yang menunggangi ataupun kepentingan terselubung.
“Sebagai aktivis lingkungan kami memiliki rasa turut bertanggungjawab terkait adanya pencemaran sungai Tabalong, dan ini juga sebagai wujud kepedulian kami terhadap kelangsungan kelestarian alam di Provinsi Kalimantan Selatan, khusunya di Kabupaten Tabalong,” terangnya.
Dari pantauan media ini tampak kehadiran aktivis lingkungan bang Amir dan rombongan disambut baik oleh pihak DLH Tabalong, namun karena Kepala Dinas Lingkungan Hidup dalam menjalani masa cuti sehingga diskusi tersebut tidak ada kesimpulan, akan tetapi pihak dinas berjanji akan melakukan penjadwalan untuk pertemuan selanjutnya (Kos/Luk/Red)








