• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Senin, 13 Juli 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

ALAK Desak Audit Total Anggaran Lampung Selatan, Soroti Peran Sekda

Redaksi by Redaksi
12 Februari 2026
in Lampung
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Lampung Selatan, Jelajah.co — Aliansi Lembaga Anti Korupsi (ALAK) Lampung mempublikasikan hasil analisis dan komparasi tata kelola anggaran pada 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2024–2025. Dalam kajian tersebut, ALAK mengklaim menemukan indikasi kuat praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang terjadi secara berulang, sistemik, dan lintas sektor.

Temuan itu, menurut ALAK, diperoleh melalui penelusuran dokumen perencanaan, penganggaran, hingga realisasi belanja, serta kajian awal di lapangan. Mereka menilai pola penyimpangan yang teridentifikasi tidak lagi dapat dipandang sebagai kekeliruan administratif, melainkan telah mengarah pada dugaan perbuatan melawan hukum yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

BACA JUGA

Gudang Diduga Jadi Penampungan Solar Subsidi di Bandar Lampung Disorot, APH Diminta Bertindak

12 Juli 2026

Alzier Dianis Geram, Kematian Gajah Indra Sang Pahlawan Hutan Way Kambas

11 Juli 2026

“Praktik ini berdampak langsung pada turunnya kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Novianto, Koordinator sekaligus Ketua ALAK Lampung.
Dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu, 11 Februari 2026.
Dalam aksi itu, ALAK menuntut klarifikasi terbuka dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan mendesak dilakukannya audit menyeluruh serta independen terhadap pengelolaan anggaran daerah dua tahun terakhir. Massa kemudian bergerak ke Kejaksaan Negeri Kalianda untuk menyampaikan laporan dan melakukan audiensi.

Perwakilan ALAK diterima Kepala Seksi Intelijen Kejari Lampung Selatan, Volanda Azis Saleh, didampingi sejumlah pejabat lainnya. Dalam pertemuan tersebut, ALAK memaparkan dugaan praktik pemecahan paket pekerjaan (splitting), mark-up belanja, pembengkakan belanja administratif, konsultansi berulang, hingga lemahnya pengawasan internal.
Dugaan itu disebut terjadi di sejumlah OPD, antara lain Bagian Umum Setda, BPKAD, BPPRD, Dinas PUPR, BPBD, Inspektorat, Dinas Kesehatan, RSUD Dr. H. Bob Bazar, Bappeda, Dinas Pendidikan, dan Dinas Perhubungan. Potensi kerugian negara, menurut mereka, bervariasi dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Dalam pernyataannya, ALAK juga meminta Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan melakukan evaluasi secara utuh dan menyeluruh terhadap kinerja aparatur sipil negara (ASN) serta jajaran pejabat struktural. Mereka secara khusus menyoroti peran Sekretaris Daerah sebagai pimpinan birokrasi tertinggi.
“Buruknya tata kelola anggaran ini tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab pimpinan utama birokrasi. Sekda memiliki fungsi koordinasi dan pengendalian OPD,” kata Novianto.

Menurut ALAK, pembenahan tidak cukup dilakukan melalui penindakan hukum semata, melainkan juga melalui reformasi manajerial di level pengambil kebijakan. Evaluasi terhadap pejabat yang dinilai gagal menjaga akuntabilitas anggaran disebut sebagai langkah mendesak untuk memulihkan kepercayaan publik.
Sementara itu, Volanda Azis Saleh menyatakan pihak Kejaksaan menerima aspirasi dan laporan yang disampaikan ALAK. “Silakan kirimkan laporan secara resmi kepada Kejaksaan. Kami akan menindaklanjutinya sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terkait tuntutan audit dan evaluasi terhadap jajaran pejabatnya.

Previous Post

Sambut Ramadhan, Subkogartap 0507 Bekasi Kota Tebar Berkah dengan Wakaf Air untuk Musholla Al-Husna ‎

Next Post

KAKI Lampung Tagih Janji Polda Usut Honorer Fiktif 383 Orang

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Tikam Sepupu Saat Ritual Adat Wara, Pria di Barsel Diamankan Polisi

12 Juli 2026

DPP GASAK Desak Kejati dan BPK Audit Pengadaan Dinas Kominfo Pesisir Barat

16 Juni 2026

Pemkab Barsel Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Lahan Dua Desa, Tim Verifikasi Segera Turun ke Lapangan

8 Juli 2026

ALAM Demo Kejati Lampung, Desak Dugaan TPPU Oknum Jaksa Diusut Transparan

10 Juli 2026

Warga Laporkan Dugaan Pemuatan Kayu Ilegal di Lokasi Sengketa Lahan Majundre, Aparat Diminta Tindak Lanjuti

10 Juli 2026
Oplus_16908288

Pos TNI AL Barsel Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Desa Kalahien

10 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.