• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Rabu, 22 April 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Dosen UIN Raden Intan Lampung Perkuat Publikasi Scopus

Redaksi by Redaksi
21 April 2026
in Lampung, Pendidikan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung, Jelajah.co – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali menunjukkan penguatan kinerja akademik di level nasional hingga internasional. Hal ini tercermin dari capaian publikasi ilmiah para dosennya yang terindeks Scopus.

Berdasarkan data dari laman Scopus.com yang diakses pada 21 April 2026, 10 besar dosen dengan kontribusi dokumen terbanyak di lingkungan UIN Raden Intan Lampung yakni pada posisi teratas, Antomi Saregar mencatatkan 76 dokumen, disusul Tulus Suryanto dengan 54 dokumen, dan Suherman sebanyak 46 dokumen. Rahma Diani berada di urutan keempat dengan 37 dokumen, diikuti Yuberti dengan 34 dokumen, serta Irwandani dengan 32 dokumen.

Selanjutnya, Ardian Asyhari, Nanang Supriadi, dan Syafrimen Syafril masing-masing menyumbang 18 dokumen, sementara Bambang Sri Anggoro melengkapi daftar sepuluh besar dengan 17 dokumen.

BACA JUGA

Tingkatkan Keterampilan Pertolongan Pertama, Klinik Pratama UIN RIL Gelar Bimtek Basic Life Support

22 April 2026

Retribusi Labuhan Jukung Rp36 Juta, Dugaan Kebocoran Menguat

21 April 2026

Kepala Pusat Penelitian LP2M UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. H. Yuberti, M.Pd., mengapresiasi capaian tersebut. Capaian ini menurutnya, menjadi indikator berkembangnya budaya riset, publikasi ilmiah, serta jejaring akademik internasional yang semakin konsisten dan produktif.
“Universitas besar dibangun bukan hanya oleh gedung yang megah, tetapi oleh tradisi riset yang kuat dan karya ilmiah yang berpengaruh. Karena itu, kualitas penelitian harus menjadi prioritas, bukan sekadar kuantitas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa dosen UIN Raden Intan Lampung tidak hanya menjalankan tridharma perguruan tinggi, tetapi juga mampu membangun ekosistem akademik yang kuat dalam publikasi bereputasi internasional.

Prof. Yuberti menekankan bahwa arah pengembangan riset ke depan harus semakin strategis dan terintegrasi. Tema-tema penelitian, kata dia, perlu selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), Rencana Induk Riset Nasional, Asta Cita Pemerintah, Renstra Kementerian Agama, hingga agenda riset nasional PTKI.

“Riset harus bermakna, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata. Kualitas lebih utama daripada kuantitas. Kita juga harus mampu menjawab tantangan automasi akreditasi melalui luaran riset yang jelas dan berdampak,” tegasnya.
Menurutnya, penelitian tidak cukup berhenti pada publikasi, tetapi harus memberikan kontribusi nyata, baik secara akademik maupun aplikatif bagi masyarakat.

Ia juga mendorong para peneliti untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin, lintas perguruan tinggi, hingga lintas negara sebagai bagian dari upaya meningkatkan rekognisi internasional.

“Jadikan hasil penelitian sebagai policy brief bagi pengambil kebijakan, model bagi masyarakat, dan publikasi bermutu bagi dunia akademik. Di situlah peran strategis riset kampus,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen institusi, UIN Raden Intan Lampung terus memberikan dukungan terhadap publikasi ilmiah bereputasi, hilirisasi riset, serta penguatan dampak yang dihasilkan bagi masyarakat.

Capaian publikasi Scopus ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas riset dan memperluas jejaring kolaborasi. Dengan konsistensi tersebut, UIN Raden Intan Lampung dinilai memiliki fondasi kuat dalam mendorong percepatan reputasi akademik menuju pengakuan global.

“Selamat kepada para dosen yang telah berkontribusi, ini adalah teladan bagi penguatan budaya riset unggul di UIN Raden Intan Lampung,” tutup Prof. Yuberti.

Previous Post

UKM Blitz UIN RIL Pamerkan Karya Anggota Muda XXI Bertema Kapersa

Next Post

Retribusi Labuhan Jukung Rp36 Juta, Dugaan Kebocoran Menguat

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Negara Restui Petani Way Kanan Jadi Tumbal

4 April 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

Rakercab PERADI SAI Bekasi Raya Tekankan Profesionalisme dan Integritas Advokat

18 April 2026

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025

SOKSI Kota Bekasi Deklarasi Dukungan Mutlak untuk Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar

11 April 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.