SUKAMARA, Jelajah.co — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengunjungi Kabupaten Sukamara untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan warga di tengah kemarau panjang dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (5/10/2026).
Kunjungan yang berlangsung di Kantor Bupati Sukamara itu dirangkai dengan penyaluran sejumlah bantuan dan layanan bagi masyarakat. Di antaranya Bantuan Pangan Gubernur, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian masker dan vitamin, serta distribusi air bersih.
Agustiar mengatakan, kunjungan langsung ke daerah menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mengetahui kondisi masyarakat secara nyata, tanpa hanya mengandalkan laporan dari jajaran pemerintahan.
“Melalui silaturahmi seperti ini, antara yang dipimpin dan yang memimpin dapat saling mengenal. Dengan saling mengenal, akan terbangun chemistry sehingga kami dapat mengetahui secara langsung kondisi masyarakat,” kata Agustiar.
Ia menegaskan pemerintah tidak ingin hanya menerima laporan dari meja kerja, tetapi perlu melihat langsung kebutuhan masyarakat dan menentukan langkah yang harus dilakukan.
Menurut Agustiar, pemerintah terus merespons dampak kemarau dan karhutla, antara lain melalui penyediaan air bersih, masker, vitamin, serta bantuan sosial bagi masyarakat terdampak.
Penanganan karhutla, lanjutnya, membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, Manggala Agni hingga masyarakat.
868 KPM Terima BLT KHBS
Dalam kunjungan tersebut, sebanyak 868 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima BLT KHBS sebesar Rp250 ribu per KPM.
Pemerintah juga menyalurkan 2.500 paket Bantuan Pangan. Setiap paket terdiri dari beras 5 kilogram, gula 1 kilogram dan minyak goreng 1 liter.
Selain itu, sebanyak 2.300 liter air bersih didistribusikan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kemarau.
Agustiar juga mendorong penguatan sarana penanganan karhutla, termasuk pembangunan dan optimalisasi sumur bor.
Ia berharap sumur bor tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pemadaman, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih bagi masyarakat.
“Harapan saya sumur bor itu bisa difungsikan dua fungsi, satu untuk air bersih dan satu untuk pemadaman,” ujarnya.
Jangan Mudah Jual Tanah
Dalam kesempatan tersebut, Agustiar turut menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur dan konektivitas Sukamara, termasuk akses menuju Kalimantan Barat.
Menurutnya, peningkatan konektivitas dapat membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan mendorong perkembangan wilayah.
Namun, di tengah perkembangan tersebut, masyarakat diminta menjaga aset yang dimiliki, khususnya tanah.
“Kita harus menjaga aset kita. Jangan sampai ketika daerah ini berkembang, masyarakat justru kehilangan tanahnya. Jangan mudah menjual tanah,” pesan Agustiar.
Ia juga menegaskan Pemprov Kalteng terus memperkuat perlindungan sosial melalui program KHBS yang mencakup bantuan sosial, pangan, pendidikan, kesehatan hingga pelatihan ketenagakerjaan.
Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam memutus mata rantai kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pemkab Sukamara Perkuat Penanganan Karhutla
Bupati Sukamara Masduki menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Kalteng dan perhatian Pemprov Kalteng terhadap masyarakat Sukamara.
Ia mengatakan Pemkab Sukamara bersama seluruh unsur terkait terus bergerak menghadapi ancaman karhutla melalui patroli, pemantauan titik panas, sosialisasi pencegahan hingga pemadaman.
Penanganan melibatkan BPBD, TNI, Polri, Damkar, Manggala Agni serta masyarakat.
Masduki menyebut penanganan karhutla di lapangan menghadapi sejumlah kendala, mulai dari medan yang sulit, keterbatasan sumber air hingga lokasi kebakaran yang cukup jauh.
Karena itu, dukungan pemerintah provinsi dinilai penting untuk memperkuat penanganan karhutla sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Kehadiran Bapak Gubernur secara langsung tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergerak cepat dalam menangani kondisi di lapangan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Masduki.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden, Wakil Bupati Sukamara Nur Efendi, sejumlah kepala perangkat daerah Provinsi Kalteng, unsur Forkopimda Kabupaten Sukamara, camat, lurah dan kepala desa. (Rachmi)








