JAKARTA, Jelajah.co — Semangat emansipasi yang diwariskan R.A. Kartini terus hidup dalam berbagai peran perempuan masa kini. Momentum peringatan Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan tidak hanya soal kesetaraan, tetapi juga keberanian untuk mandiri dan membawa perubahan.
Hal ini turut diwujudkan oleh Jasa Raharja melalui berbagai program perlindungan dan pemberdayaan. Selain memberikan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas, perusahaan juga mendorong kemandirian ekonomi perempuan, khususnya bagi ahli waris korban.
Perempuan kerap menjadi pihak yang harus mengambil alih peran sebagai tulang punggung keluarga setelah kehilangan suami akibat kecelakaan. Kondisi ini menuntut kehadiran negara melalui perlindungan dan pendampingan yang berkelanjutan.
Melalui layanan santunan yang cepat dan transparan, hak ahli waris dipastikan terpenuhi. Namun, langkah tersebut diperkuat dengan program pemberdayaan ekonomi seperti Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta program JR Pelita yang berfokus pada peningkatan keterampilan dan usaha mandiri.
Program ini mencakup dukungan modal, pelatihan, hingga pendampingan agar perempuan mampu bangkit dan membangun kehidupan yang lebih baik.
Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menegaskan bahwa semangat Kartini masih relevan hingga saat ini.
“Menjadi wanita masa kini adalah tentang memiliki keberanian untuk berdiri tegak, menentukan pilihan, dan menjadi mandiri atas setiap jalan hidup yang kita pilih. Kemandirian bukan hanya soal pembuktian diri, tetapi tentang keyakinan bahwa kita mampu membawa perubahan,” ujarnya.
Menurutnya, semangat tersebut kini hadir dalam keseharian perempuan Indonesia yang tangguh, mandiri, dan berperan dalam menggerakkan ekonomi serta menjaga nilai-nilai kehidupan dalam keluarga.
Selain itu, perempuan juga memiliki peran strategis dalam membangun budaya keselamatan sejak dari rumah. Edukasi tertib berlalu lintas, kata dia, berawal dari keluarga dengan peran ibu sebagai pendidik pertama.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Jasa Raharja berupaya memastikan perempuan Indonesia memiliki ruang untuk berkembang. Semangat Kartini hari ini tidak hanya tentang emansipasi, tetapi juga tentang keberanian melangkah dengan dukungan, perlindungan, dan harapan nyata. (Red)








