BARITO SELATAN, Jelajah.co — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Selatan, H. Raden Sudarto, S.H., membagikan ribuan masker gratis kepada masyarakat di sejumlah titik keramaian Kota Buntok, Sabtu (10/10/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang beraktivitas di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pembagian masker menyasar warga di Pasar Lampu Merah, kawasan Bundaran Buntok, area parkir, terminal, serta pedagang kaki lima (PKL). Masker juga diberikan kepada pekerja bangunan dan masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di luar ruangan.
Raden Sudarto, yang akrab disapa H. Alex, mengatakan pembagian masker dilakukan untuk membantu mengurangi risiko paparan asap, terutama bagi warga yang tetap harus bekerja di tengah kondisi udara yang terganggu.
“Harapan kami, semoga kabut asap ini cepat berakhir. Kasihan warga kita, pekerjaan jadi terbatas, perputaran ekonomi pun semakin sulit karena asap,” ujarnya saat ditemui di sekitar Bundaran Buntok.
Menurutnya, pedagang, pengemudi ojek, pekerja bangunan, dan masyarakat yang bekerja di ruang terbuka membutuhkan perhatian karena berpotensi terpapar asap dalam aktivitas sehari-hari.
Selain membagikan masker, H. Alex menyampaikan apresiasi kepada petugas gabungan yang terus berupaya menangani karhutla di wilayah Barito Selatan.
Ia menyebut BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan sebagai unsur yang turut berperan dalam penanganan kebakaran dan dampak kabut asap.
“Terima kasih kepada BPBD, TNI dan Kepolisian, Satpol PP dan Dinas Perhubungan yang tanpa lelah memadamkan api. Mereka adalah pahlawan kita di tengah kabut asap ini. Sudah hampir tiga bulan mereka tidak kenal lelah,” katanya.
H. Alex juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia meminta warga mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap pekat dan menggunakan masker jika terpaksa beraktivitas di luar rumah.
Pembagian masker tersebut mendapat sambutan positif dari warga di sekitar Pasar Lampu Merah dan Bundaran Buntok. Bantuan itu diharapkan dapat membantu masyarakat melindungi diri saat beraktivitas di tengah kondisi kabut asap.
Di tengah penanganan karhutla, upaya pemadaman dan pencegahan kebakaran serta perlindungan kesehatan masyarakat tetap menjadi perhatian penting bagi pemerintah dan seluruh pihak terkait. (Abeh)








