Lampung Selatan, Jelajah.co – Kabupaten Lampung Selatan resmi ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) Provinsi Lampung 2025, yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna ke-65. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 24 Oktober hingga 5 November 2025, dan akan diikuti oleh seluruh pengurus Karang Taruna kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan, Sahirul Hidayat, mengaku sempat merasa khawatir saat pertama kali menerima penunjukan tersebut. Namun, kekhawatiran itu segera berubah menjadi semangat dan kebanggaan setelah mendapat dukungan penuh dari jajaran pengurus serta pemerintah daerah.
“Dengan ditunjuknya Lampung Selatan menjadi tuan rumah tentunya sempat khawatir, karena amanah ini besar. Khawatirnya takut tidak maksimal. Namun, setelah saya memberi kabar kepada para pengurus, mereka sangat antusias. Ditambah lagi setelah berkomunikasi dengan Pak Bupati, respon beliau sangat baik. Akhirnya rasa khawatir itu berubah menjadi rasa bangga dan senang dengan amanah sebesar ini,” ujar Sahirul, Kamis (23/10/2025).
Menurut Sahirul, pelaksanaan BBKT 2025 menjadi momentum penting bagi kebangkitan semangat kader Karang Taruna sekaligus ajang untuk memperkenalkan potensi daerah.
“Agenda ini bukan hanya seremonial, tapi momentum untuk mempererat solidaritas, menumbuhkan semangat pengabdian sosial, dan mempromosikan potensi unggulan Lampung Selatan,” tambahnya.
Selain kegiatan sosial, BBKT 2025 akan diramaikan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat luas. Di antaranya bazar UMKM, pasar murah, pangkas rambut gratis, senam kreasi, jalan sehat, hiburan rakyat, santunan anak yatim, pameran kreatif pengurus Karang Taruna se-Lampung, lomba mewarnai dan melukis anak-anak, sunatan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, vlog wisata, hingga penanaman seribu pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi ajang silaturahmi dan wujud nyata semangat sosial Karang Taruna dalam membangun kemandirian dan solidaritas di tengah masyarakat. (Red)








