• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Senin, 12 Oktober 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Mahasiswa UIN RIL Ungkap Fakta di Balik Isu Pungli

Redaksi by Redaksi
6 Mei 2025
in Lampung, Pendidikan
A A
Ist

Ist

Share on FacebookShare on Twitter

BANDARLAMPUNG, Jelajah.co  – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung secara resmi merilis hasil investigasi internal terkait pemberitaan dugaan pungutan liar (pungli) dalam praktik jual beli nilai yang menyeret dua orang dosen.

Tim investigasi yang dibentuk mahasiswa menyimpulkan bahwa tudingan dalam pemberitaan tersebut tidak berdasar, menyesatkan, dan merupakan bentuk penggiringan opini publik dengan itikad buruk.

Investigasi bermula dari keresahan sejumlah mahasiswa atas pemberitaan yang menyebut dua dosen terlibat pungli dalam proses sidang skripsi. Mahasiswa lalu mengonfirmasi langsung kepada salah satu dosen yang disebut dalam berita tersebut. Hasil klarifikasi menunjukkan bahwa bukti berupa tangkapan layar percakapan dan transfer dana bukan berasal dari komunikasi antara dosen dan mahasiswa, melainkan antara dosen penguji dan staf program studi (prodi) selaku admin sidang.

BACA JUGA

Musorkab KONI Lampung Timur Belum Dimulai, Surat Dukungan PASI Diduga Dicatut

10 Oktober 2026
Oplus_19005440

ALAM BAKA Soroti Dugaan Pungli Blok Hunian, HP Ilegal, dan Uang Makan di Lapas Lampung

9 Oktober 2026

“Dari penelusuran kami, tudingan dalam pemberitaan itu tidak sesuai fakta. Tidak ada bukti kuat yang menunjukkan adanya transaksi antara dosen dan mahasiswa. Justru terjadi penyalahgunaan data pribadi yang dijadikan dasar pemberitaan menyesatkan,” kata Hanif, perwakilan mahasiswa yang memimpin investigasi, Senin (06/05/25).

Tim investigasi juga menemui staf prodi yang bersangkutan. Ia membenarkan bahwa percakapan dalam tangkapan layar merupakan komunikasinya dengan dosen penguji, bukan dengan mahasiswa.

“Itu percakapan saya dengan dosen penguji terkait tugas administratif sidang skripsi. Saya tidak pernah menyebarkan chat tersebut. Saya yakin data saya dicuri. Saya sangat dirugikan dan keberatan percakapan itu dijadikan bahan pemberitaan, seolah-olah sebagai bukti pungli,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa percakapan dan transfer dana yang dimaksud terjadi saat masa Work From Home (WFH) akibat pandemi COVID-19. Saat itu, seluruh kegiatan akademik, termasuk sidang skripsi, dilakukan secara daring.

“Transfer dana itu adalah pengganti pulsa dari dana resmi fakultas untuk para dosen penguji sidang skripsi. Itu merupakan prosedur internal yang sah, bukan pungli,” tambahnya.

Dengan hasil investigasi ini, mahasiswa UIN Raden Intan Lampung menegaskan bahwa pemberitaan dugaan pungli tersebut adalah informasi palsu yang mencemarkan nama baik individu maupun institusi.

“Kami mengecam keras media serta oknum-oknum yang menyebarkan berita bohong tersebut. Kami juga mendorong pihak-pihak yang dirugikan untuk menempuh jalur hukum, serta mendesak rektorat dan aparat penegak hukum untuk segera mengusut penyebaran informasi palsu ini,” tutup Hanif. (rls)

Previous Post

LDS Hadiri Deklarasi Pemantau Pemilu Independen di Pesawaran

Next Post

FOKAL Pesawaran Deklarasi Jadi Pemantau Independen PSU Pilkada 2025

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Barsel Expo 19–25 September Didukung Pihak Ketiga, Slank Dijadwalkan Tampil

14 September 2026

PMI Asal Barito Selatan Dipulangkan dari Malaysia, BP3MI Ingatkan Warga Hindari Agen Ilegal

2 Oktober 2026

ASN Barsel Diminta Segera Pindah KTP, BKPSDM Ingatkan Batas Akhir Oktober

4 Oktober 2026

Dua Staf Bawaslu Mesuji Diamankan Polisi di Tubaba, PAJAN Desak Bawaslu Terbuka

2 Oktober 2026

Membanggakan! Siswi SMAN 1 Buntok Tembus Final Nasional AVIMSA, Wakili Kalteng ke Banjarmasin

24 September 2026

CV Vabinendra Production Siapkan 30 Stand Gratis untuk UMKM di HUT ke-67 Barsel

14 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.