• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Senin, 21 September 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Jakarta

Mubes VI Jadi Momentum Persatuan, Agus Andrianto Gaungkan Empat Filosofi Jawa Pujakesuma

Redaksi by Redaksi
21 September 2026
in Jakarta
A A
Share on FacebookShare on Twitter

BANDAR LAMPUNG — Pesan persatuan menjadi salah satu sorotan dalam Musyawarah Besar (Mubes) VI Pujakesuma. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengajak seluruh keluarga besar Pujakesuma menjadikan nilai-nilai budaya Jawa sebagai kekuatan dalam membangun organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Agus mengangkat empat filosofi Jawa yang dinilai memiliki makna kuat bagi kehidupan organisasi, yakni “Rukun, Raket, Reget, Rumekso”.

Keempat nilai tersebut menggambarkan pentingnya menjaga keharmonisan, mempererat hubungan persaudaraan, bekerja secara sungguh-sungguh, serta memiliki kepedulian untuk saling menjaga.

BACA JUGA

Meriahkan Mubes VI Pujakesuma di Jakarta, Delegasi Pujakesuma Lampung Turut Sumbangkan Suara

21 September 2026
Kebersamaan Krisyanto Jamrud dengan salah satu peserta Mubes VI Pujakesuma di sela rangkaian acara di Jakarta.

Krisyanto Jamrud Turut Meriahkan Mubes VI dan Harlah ke-46 Pujakesuma di Jakarta

21 September 2026

Menurutnya, filosofi tersebut tidak sebatas menjadi semboyan budaya. Nilai-nilai itu dapat diterapkan dalam kehidupan organisasi agar hubungan antarpengurus dan anggota semakin erat serta mampu menghadapi berbagai tantangan secara bersama-sama.

Mubes VI Pujakesuma pun menjadi ruang untuk memperkuat kembali ikatan persaudaraan di antara anggota yang tersebar di berbagai daerah. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menyatukan gagasan dan membangun kesamaan langkah dalam menjalankan roda organisasi.

Semangat kebersamaan juga diharapkan menjadi modal Pujakesuma untuk memperluas kiprahnya di tengah masyarakat. Organisasi tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pujakesuma Lampung turut mendorong agar kekuatan organisasi diarahkan pada kegiatan yang memiliki dampak langsung bagi warga. Salah satu perhatian yang disorot adalah dukungan terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan.

Bagi Pujakesuma Lampung, membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah merupakan bagian dari upaya memperluas kontribusi organisasi. Sinergi tersebut diharapkan dapat diterjemahkan melalui program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Mubes VI sekaligus menjadi pijakan untuk menentukan arah perjalanan Pujakesuma selama lima tahun mendatang. Terpilihnya kembali Eko Sopianto sebagai Ketua Umum DPP Pujakesuma periode 2026–2031 menjadi bagian dari keberlanjutan kepemimpinan organisasi.

Ke depan, Pujakesuma diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya, penguatan persaudaraan, dan peningkatan kontribusi sosial. Empat filosofi yang digaungkan Agus Andrianto menjadi salah satu pesan penting agar nilai budaya tetap hidup sekaligus relevan dalam kehidupan organisasi dan masyarakat. (Rls)

Previous Post

Krisyanto Jamrud Turut Meriahkan Mubes VI dan Harlah ke-46 Pujakesuma di Jakarta

Next Post

Meriahkan Mubes VI Pujakesuma di Jakarta, Delegasi Pujakesuma Lampung Turut Sumbangkan Suara

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Barsel Expo 19–25 September Didukung Pihak Ketiga, Slank Dijadwalkan Tampil

14 September 2026

Wabup Khristianto Yudha Tegaskan Penegakan Disiplin ASN di Pemkab Barsel

7 September 2026

CV Vabinendra Production Siapkan 30 Stand Gratis untuk UMKM di HUT ke-67 Barsel

14 September 2026

Wabup Barsel Resmikan Resort GKE Kamatang Pamelum Buntok

29 Agustus 2026

Gedung Tiga Lantai RSUD Jaraga Sasameh Ditarget Rampung 2027, Pemkab Barsel Temui Wamenkes

16 September 2026

Kejari Barsel Naikkan Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU 2023–2024 ke Penyidikan

14 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.