LAMPUNG TIMUR, Jelajah.co — Polemik menjelang Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Lampung Timur mencuat setelah beredar surat dukungan berkop Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) kepada salah satu bakal calon Ketua Umum KONI, meski tahapan penjaringan dan penyaringan calon disebut belum diumumkan secara resmi.
Ketua Umum PASI Lampung Timur, Marsan, membantah pihaknya pernah menerbitkan surat dukungan tersebut. Ia menegaskan belum pernah menandatangani maupun membubuhkan stempel PASI pada surat yang beredar.
“PASI belum pernah buat surat dukungan kepada siapa pun dan saya belum pernah menandatangani ataupun memberikan stempel. Ini ulah oknum mana dan siapa, dengan tujuan apa, nanti akan kita telusuri,” kata Marsan saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (10/10/2026).
Beredarnya surat itu menjadi sorotan karena Musorkab KONI Lampung Timur belum digelar, sementara pengumuman resmi tahapan penjaringan dan penyaringan bakal calon ketua umum juga belum diterbitkan.
Sebelumnya, pada Kamis (8/10/2026), Ketua Caretaker KONI Lampung Timur, Achmad Chrisna Putra, mengundang pengurus cabang olahraga untuk mengikuti rapat koordinasi persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Dalam pertemuan tersebut, wacana percepatan Musorkab turut dibahas.
Marsan mengatakan, dalam rapat bersama caretaker, memang telah disampaikan secara lisan rencana pelaksanaan penjaringan bakal calon Ketua Umum KONI Lampung Timur. Namun, menurutnya, persoalan tahapan pemilihan merupakan kewenangan caretaker KONI.
“ Itu urusan caretaker KONI. Saya tidak ada urusan, hal seperti itu,” ujarnya.
Meski demikian, dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Lampung Timur, Marsan mendorong agar Musorkab segera dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, kepastian kepemimpinan KONI dibutuhkan mengingat Porprov 2026 semakin dekat.
“Saya mengajak untuk segera menggelar Musorkab dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Jangan mencederai sportivitas karena Porprov sudah dekat. Jangan menggantung atlet-atlet kita yang akan bertanding. Siapa pun yang akan memimpin KONI, saya tidak ada kepentingan,” katanya.
Sementara itu, Achmad Chrisna Putra saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat (9/10/2026), menyatakan rencana penjaringan dan penyaringan bakal calon ketua umum telah disampaikan secara terbuka dalam rapat koordinasi bersama cabang olahraga di Aula Pemda Lampung Timur.
Menurut Achmad, pengumuman resmi mengenai tahapan tersebut baru akan disampaikan pada Senin (12/10/2026). Ia menegaskan proses pemilihan akan dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.
“Sudah diumumkan secara terbuka bahwa diwacanakan akan ada penjaringan dan penyaringan bakal calon Ketua Umum KONI Lampung Timur. Pengumuman baru akan disampaikan pada Senin, 12 Oktober 2026, dan dipastikan semua sesuai AD/ART KONI,” kata Achmad.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan mengenai pihak yang membuat atau mengedarkan surat dukungan berkop PASI tersebut. Keaslian surat dan dugaan pencatutan nama organisasi masih perlu ditelusuri lebih lanjut. (Nv)








